- Kampung Baru Fair Absen Tahun Ini, Lebaran Mandura Tetap Jalan di Masjid Jami
- Packing House Durian di Parimo Resmi Beroperasi, Buka Peluang Ekspor dan Serapan Tenaga Kerja
- Haul Akbar Guru Tua ke-58 di Palu Siap Digelar, Diperkirakan Dihadiri 75 Ribu Jamaah
- MBG Mau Dikurangi Jadi 5 Hari, Purbaya Sebut Bisa Hemat Rp 40 Triliun
- Polresta Palu Soroti Dugaan Teror Penyiraman Air Keras ke Kendaraan Warga di Palu
- Puncak Arus Balik, 2.888 Penumpang Melintas di Pelabuhan Pantoloan
- Fathur Razaq Gelar Halal Bihalal di Jogja untuk Warga Sulteng di Rantau
- Arus Balik Lebaran di Terminal Mamboro Naik 120 Persen, Puncak Terjadi pada H+2
- Dua Remaja Dilaporkan Hilang Saat Mendaki Gunung Dako di Tolitoli
- Aktivis dan Mahasiswa di Sulteng Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus
Pemprov Sulteng Dorong Muaythai Jadi Andalan Raih Medali di PON 2028
.jpg)
Keterangan Gambar : Pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia Sulteng periode 2025–2029 di Gedung Pogombo, Jumat (11/7/2025). (Foto: IST)
Likeindonesia.com, Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan cabang olahraga Muaythai sebagai salah satu tumpuan perolehan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Hal itu disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Fahrudin Yambas, saat menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Indonesia Sulteng periode 2025–2029 di Gedung Pogombo, Jumat (11/7/2025) pagi.
Baca Lainnya :
- DPD RI Dukung Sulteng Jadi Simpul Logistik Nasional, Andhika: Mimpi Besar yang Harus Kita Wujudkan
- Buruh PT DSI Menang Setelah 7 Jam Aksi Damai, Dua Pekerja Batal Di-PHK
- Pascabencana, Menko IPK AHY: Infrastruktur di Sulteng Harus Tangguh Terhadap Bencana
- Forum Koordinasi Sulawesi, AHY Dorong Tata Ruang Jadi Dasar Kebijakan
- AHY Tegaskan Tata Ruang dan Konektivitas Kunci Pembangunan Inklusif di Sulawesi Tengah
Dalam sambutannya, Fahrudin menekankan pentingnya inovasi dan program-program pembinaan yang terstruktur agar Muaythai tak hanya berkembang sebagai olahraga prestasi, tetapi juga makin dikenal masyarakat.
“Semoga Muaythai semakin berkembang dan berprestasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, olahraga beladiri asal Thailand ini diharapkan bisa menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat dan mendukung program BERANI Sehat yang tengah digalakkan Pemprov Sulteng.
“Dengan dukungan dan kemitraan yang solid, kita dapat menghasilkan atlet yang berjaya di tingkat nasional hingga internasional,” ucap Fahrudin.
Ketua Pengprov Muaythai Sulteng yang baru dilantik, Suandi, mengajak seluruh elemen, termasuk KONI dan pemerintah daerah, untuk turut mendorong kemajuan Muaythai di daerah ini.
“Kita tak akan bisa besar tanpa kolaborasi dengan orang lain,” kata Suandi.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Muaythai Indonesia, Azwan Karim, menegaskan empat fokus utama yang harus menjadi perhatian pengurus daerah, yakni pembinaan usia dini, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, pelaksanaan kompetisi secara berkala, serta penguatan kerja sama dengan mitra dan sponsor.
“Semoga pelantikan ini menjadi semangat baru bagi Muaythai Sulawesi Tengah,” ujar Azwan.
Pelantikan tersebut menjadi momen penting untuk memperkuat pembinaan dan pengembangan Muaythai di Sulteng menuju PON 2028. (Rul)










