- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
Haul Akbar Guru Tua ke-58 di Palu Siap Digelar, Diperkirakan Dihadiri 75 Ribu Jamaah

Keterangan Gambar : Konferensi pers pengurus PB Alkhairaat di Gedung PB Alkhairaat, Jalan Sis Aljufri, Kamis (26/3) sore. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu — Pengurus Besar Alkhairaat memastikan pelaksanaan Haul Akbar Guru Tua ke-58, pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Aljufri, siap digelar di Kompleks Alkhairaat, Kota Palu.
Kepastian tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Gedung PB Alkhairaat, Jalan Sis Aljufri, Kamis (26/3) sore.
Baca Lainnya :
- Polresta Palu Soroti Dugaan Teror Penyiraman Air Keras ke Kendaraan Warga di Palu
- Puncak Arus Balik, 2.888 Penumpang Melintas di Pelabuhan Pantoloan
- Fathur Razaq Gelar Halal Bihalal di Jogja untuk Warga Sulteng di Rantau
- Arus Balik Lebaran di Terminal Mamboro Naik 120 Persen, Puncak Terjadi pada H+2
- Stok BBM di Palu Aman Jelang dan Pasca Lebaran, Konsumsi Naik 5 Persen
Sekretaris Jenderal PB Alkhairaat, Jamaludin Mariadjang, menegaskan Haul bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi memiliki nilai historis dan kultural dalam perjalanan bangsa.
“Guru Tua yang kita perungati bukan hanya sosok pribadi tapi sosok yang berperan luas dan mendasar dalam alur bangsa ini, ini historis kultural, perannya begitu penting dalam sejarah bangsa,” ujarnya dihadapan awak media.
Ia menyebut, peringatan Haul telah menjadi agenda tahunan yang melekat dengan masyarakat dan terus dilaksanakan secara kelembagaan oleh PB Alkhairaat.
Sosok Guru Tua, kata dia, tidak terpisahkan dari umat.
“Disinilah kemudian sulit dipisahkan sosok Guru Tua dengan masyarakat, ketika memperingati Guru Tua maka hadirlah masyarakat,” katanya.
Puncak Haul dijadwalkan berlangsung pada 1 April, didahului rangkaian kegiatan Raudhah berupa festival seni budaya Islam yang menampilkan karya dan kreativitas umat.
“Raudhah itu adalah kegiatan yang menampilkan karya-karya dari umat Islam, Alkhairaat khususnya yang akan dipertunjukan, dipamerkan dalam bentuk semacam Festival Seni Budaya Islam,” jelas Jamaludin.
Selain itu, terdapat kegiatan Rauha yang diisi dengan pembacaan kitab oleh santri serta tahlil dan yasinan pada malam hari.
Pada hari puncak, panitia akan menggelar seremoni yang menghadirkan berbagai kalangan, termasuk lintas agama yang ingin mengenal sejarah perjuangan Guru Tua.
“Acara seremoni Haul menghadirkan orang yang sangat beragam bahkan dari kelompok agama juga akan ada disana,” ujarnya.
Panitia juga telah berkoordinasi dengan aparat keamanan mengingat jumlah jamaah yang diperkirakan mencapai puluhan ribu orang.
Jamaludin menekankan, dukungan tersebut untuk memastikan kelancaran kegiatan tanpa mengurangi kekhidmatan.
“Kita telah berkoordinasi dengan pihak keamanan, tidak berarti mengganggu sakralitas dari acara ini, tapi karena ini melibatkan orang banyak,” katanya.
Sementara itu, Panglima Garda Alkhairaat, Husen Habibu, menyebut Haul tahun ini menjadi momentum silaturahmi akbar bagi keluarga besar Alkhairaat dan simpatisan dari berbagai daerah.
“Silaturahim akbar baik yang pernah belajar di Alkhairaat maupun simpatisan yang insya Allah akan dihadiri 75 ribu orang dari seluruh penjuru Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, sejumlah pejabat negara dijadwalkan hadir dalam kegiatan tersebut.
“Insya allah akan dihadiri beberapa menteri, yang telah Mengonfirmasi ada menteri sosial, menteri ATR, menteri agama, menteri umkm, menteri kebudayaan, dan beberapa gubernur dari kawasan timur indonesia,” kata Husen. (Rul/Nl)










