- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan

Keterangan Gambar : Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Longki Djanggola, meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (13/7/2026). (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, PALU – Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Longki Djanggola, meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (13/7/2026).
Dalam kunjungan pengawasan tersebut, Longki meninjau langsung pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang telah memberikan akses pendidikan kepada 183 anak dari keluarga kurang mampu.
Baca Lainnya :
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
- Gempa Magnitudo 3,5 Guncang Palu Pagi Ini
- Diskon Tiket Kapal Laris di Palu, 5.000 Tiket Terjual dalam Waktu Singkat
- Warung Makan Mas Joko di Pasigala Kompak Naikkan Harga Mulai 7 Juli
- Pongko Dero Merapat! Dero Massal HUT Bhayangkara ke-79 Goyang Heboh, Hadiah Menanti!
Longki mengatakan, program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang selama ini terkendala kondisi ekonomi.
“Program ini merupakan salah satu program hasil cepat Presiden Prabowo Subianto. Hari ini kita melihat langsung ada 183 murid yang mendapat kesempatan belajar di sini. Ini luar biasa,” kata Longki.
Mantan Gubernur Sulawesi Tengah dua periode itu menjelaskan, gagasan Sekolah Rakyat lahir dari kepedulian Presiden Prabowo terhadap anak-anak Indonesia yang tidak dapat melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya.
“Ada anak-anak kita yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena ketiadaan biaya. Apa yang dicita-citakan Pak Prabowo berangkat dari keprihatinan itu,” ujarnya.
Menurut Longki, Sekolah Rakyat yang berada di bawah pembinaan Kementerian Sosial menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
“Sekolah Rakyat ini berada di bawah Kementerian Sosial. Saya kagum melihat bagaimana sekolah ini dijalankan. Tolong jaga sekolah ini dengan baik,” katanya.
Adapun Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu telah beroperasi selama satu tahun. Saat ini proses belajar mengajar didukung oleh 15 guru, 29 wali asuh, dan 11 wali asrama yang mendampingi para peserta didik selama mengikuti pendidikan.
Longki berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan belajar tersebut sebaik mungkin agar memiliki masa depan yang lebih baik.
“Pak Prabowo ingin anak-anak dari keluarga yang tidak mampu bisa terangkat harkat dan martabatnya. Pada akhirnya mereka memiliki kehidupan yang lebih layak melalui pendidikan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 20 Palu, Anita, berharap pembangunan gedung permanen sekolah dapat segera terealisasi sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih optimal.
“Insyaallah sekolah kami yang permanen segera terwujud,” kata Anita.
Kunjungan DPR RI tersebut menjadi bagian dari pengawasan terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat guna memastikan perluasan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan pemerintah. (nul)










