- Aktivitas Gempa di Sulteng Terus Menurun, Kini Kurang dari 200 Kali dalam Sepekan
- Siap-Siap! 33 Juta Keluarga Bakal Dapat Beras Gratis 30 Kg Mulai Agustus
- Makin Irit! Pertamina Turunkan Harga Tabung Bright Gas 12 Kg dan 5,5 Kg
- Program Berani Panen Raya Dikebut, Produktivitas Padi Sulteng Ditargetkan 6 Ton per Hektare
- Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar bagi Nelayan, Kini Rp15 Ribu per Liter
- DPR RI Tinjau Sekolah Rakyat di Palu, 183 Anak Kurang Mampu Kini Dapat Akses Pendidikan
- Melaut Saat Cuaca Buruk, Nelayan di Banggai Laut Hilang Kontak
- Kurs Rupiah Melemah, Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107,3 Juta
- Mendagri Tegaskan Pemda Tak Boleh Rumahkan PPPK karena Alasan Anggaran
- Aktivitas Gempa di Sulteng Menurun, BMKG Catat 282 Kejadian dalam Sepekan
Arus Balik Lebaran di Terminal Mamboro Naik 120 Persen, Puncak Terjadi pada H+2

Keterangan Gambar : Suasana penumpang di Terminal Tipe A Mamboro, Kota Palu. (Foto : Ist)
Likeindonesia.com, Palu — Aktivitas arus balik Lebaran 2026 di Terminal Tipe A Mamboro, Kota Palu, tercatat mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan terjadi hingga H+2 Lebaran.
Baca Lainnya :
- Stok BBM di Palu Aman Jelang dan Pasca Lebaran, Konsumsi Naik 5 Persen
- Puncak Mudik Lebaran, 1.800 Penumpang Melintas di Pelabuhan Pantoloan
- RSUD Anutapura Pastikan Layanan Tetap Optimal saat Libur Nyepi dan Lebaran
- Dirlantas Polda Sulteng Ingatkan Jalur Rawan Longsor Saat Mudik, Pemudik Diminta Waspada
- Puncak Arus Mudik di Bandara Palu Diprediksi H-3 Lebaran, Penumpang Mulai Meningkat
Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Mamboro, Waldi Sangkota, mengatakan, arus balik tahun ini meningkat tajam dibandingkan 2025.
“Alhamdulillah, untuk arus balik tahun 2026 ini ada peningkatan dibandingkan tahun 2025, yaitu sebesar 120 persen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga H+2, tercatat sebanyak 19 kendaraan dengan total 483 penumpang, baik yang tiba maupun berangkat dari terminal tersebut.
Untuk mengantisipasi lonjakan, pihak terminal menyiapkan 24 armada per hari, sama seperti saat arus mudik, serta kendaraan cadangan jika dibutuhkan.
Waldi menuturkan, berdasarkan pemantauan pada Rabu (24/3/2026), puncak arus balik diperkirakan terjadi pada H+2, dengan proyeksi jumlah penumpang mencapai 1.000 hingga 2.000 orang.
Kenaikan jumlah penumpang ini, lanjutnya, dipengaruhi oleh pemusatan trayek Palu–Makassar di Terminal Mamboro, yang berdampak pada peningkatan jumlah kendaraan dan penumpang.
Arus balik diprediksi masih akan berlangsung hingga Kamis, dengan petugas yang tetap siaga selama 24 jam untuk melayani penumpang.
Dari sisi pelayanan, pihak terminal memastikan fasilitas bagi penumpang dalam kondisi memadai.
“Fasilitas yang kami siapkan sudah cukup baik untuk menampung penumpang. Mulai dari toilet yang rutin kami kontrol kebersihannya, hingga ruang tunggu yang Alhamdulillah cukup nyaman bagi penumpang,” kata Waldi.
Selain itu, aspek keselamatan juga menjadi perhatian melalui ramp check kendaraan secara menyeluruh, termasuk kondisi ban.
Ia mengungkapkan, pihaknya sempat menunda keberangkatan satu kendaraan karena kondisi ban yang tidak layak, dan baru diizinkan beroperasi setelah dilakukan penggantian serta melampirkan bukti dokumentasi.
Waldi menambahkan, selama arus mudik dan balik, tidak ada kejadian menonjol yang terjadi di Terminal Mamboro, meski ditemukan beberapa kendaraan kurang layak yang langsung diarahkan untuk diperbaiki.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk tetap mengutamakan keselamatan.
Ia mengimbau penumpang maupun calon penumpang yang akan berangkat dari Terminal Mamboro untuk selalu menjaga keselamatan serta tidak membawa barang-barang berbahaya ke dalam kendaraan. (Rul/Nl)










