- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
- Perhatikan Kualitas Air, Depot di Palu Diminta Penuhi Standar Higiene Sanitasi
- Mahasiswi Asal Morut Meninggal di Kos Palu, Keluarga Ikhlas dan Tidak Minta Autopsi
- Usai Palu–Guangzhou, Sulteng Bidik Rute Internasional Malaysia dan India
Mayoritas Swalayan di Sulteng Tersebar di Daerah Ini, Palu Bukan yang Teratas

Keterangan Gambar : Ilustrasi Swalayan. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu - Sebaran swalayan di Sulawesi Tengah ternyata tidak sepenuhnya terpusat di ibu kota provinsi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah menunjukkan, hingga 2025 swalayan telah tersebar di 245 desa, dengan Kabupaten Parigi Moutong menjadi daerah dengan jumlah terbanyak.
Parigi Moutong tercatat memiliki swalayan yang tersebar di 38 desa, menjadikannya wilayah dengan dominasi swalayan tertinggi di Sulawesi Tengah. Posisi tersebut mengungguli Kota Palu yang berada di urutan kedua dengan 37 kelurahan.
Baca Lainnya :
- Retribusi Sampah Palu Tembus Rp14 Miliar, Target 2026 Dipatok Rp16 Miliar
- Kekeringan Landa Sejumlah Desa di Parigi Moutong, Ribuan Hektare Sawah Gagal Tanam
- Rusman Ramli Bergabung dalam Orasi, Tegaskan Dukungan ke Penambang Rakyat Poboya
- Nurhalis Nur: DPRD Siap Berada di Garda Terdepan Bersama Penambang Poboya
- Ratusan Penambang Poboya Konvoi Truk ke Depan DPRD Palu, Desak WPR dan Penciutan Lahan PT CPM
Setelah Palu, sebaran swalayan terbanyak berikutnya berada di Kabupaten Morowali dengan 34 desa, disusul Kabupaten Banggai di 32 desa.
Sementara itu, Kabupaten Poso mencatat swalayan tersebar di 24 desa, dan Donggala di 20 desa.
Di wilayah lain, Kabupaten Buol dan Tojo Una-Una masing-masing memiliki swalayan di 15 desa, sedangkan Tolitoli tercatat di 12 desa.
Jumlah yang lebih terbatas terlihat di Kabupaten Sigi dengan 8 desa, Morowali Utara sebanyak 5 desa, Banggai Kepulauan di 3 desa, serta Banggai Laut yang baru menjangkau 2 desa.
Data ini menunjukkan bahwa pertumbuhan swalayan di Sulawesi Tengah semakin merata dan tidak hanya terkonsentrasi di kawasan perkotaan.
Kehadiran swalayan di berbagai daerah juga mencerminkan meningkatnya aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat akan akses belanja yang lebih praktis. (Nul/Nl)










