- Kualitas Udara Kota Palu Didominasi Kategori Tidak Sehat Selama Agustus 2026
- Karhutla Tersebar di 8 Wilayah Sulteng, Pemprov Gelar Rakor Antisipasi Lonjakan Kebakaran September
- Muhammadiyah Telah Tetapkan Awal Puasa 2027, Mulai 8 Februari
- Ketua KONI Sulteng Buka Savana Buutiba Trail Run 2026, Olahraga Sekaligus Nikmati Alam Sigi
- Perubahan Anggaran Sulteng 2026 Disepakati, Pemprov Pastikan Tetap Berpihak kepada Rakyat
- Peringatan Dini Potensi Karhutla Sulteng 7 Hari ke Depan, BMKG Imbau Warga Tak Bakar Lahan
- Tak Hanya Pertalite, Pembeli LPG 3 Kg Juga Bakal Diatur Berdasarkan Desil
- Polda Sulteng Ungkap Kronologi Penembakan di Jalan Tombolotutu, Berawal dari Persoalan Parkir
- BMKG Catat 187 Hotspot di Sulawesi Tengah, Tersebar di 8 Kabupaten
- BMKG Pastikan Asap Karhutla Kalimantan Tak Mengarah ke Palu, Arah Angin Jadi Faktor Utama
Kualitas Udara Kota Palu Didominasi Kategori Tidak Sehat Selama Agustus 2026

Keterangan Gambar : Ilustrasi udara tidak sehat. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, PALU - Kualitas udara Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang dilihat dari hasil pemantauan partikel PM2.5, didominasi kategori tidak sehat sepanjang Agustus 2026.
Kondisi tersebut tercatat dalam hasil pemantauan kualitas udara yang dilakukan BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri dan dirilis pada Selasa (1/9/2026).
Baca Lainnya :
- Bangun Taman Baca di Lahan Sampah, Bhabinkamtibmas Diganjar Penghargaan dari Kapolda
- Puluhan Warga Palu Datangi Kantor OMC, Akun Terblokir dan Uang Tak Bisa Ditarik
- Gedung TK Kemala Bhayangkari 01 Sulteng Kembali Dibuka Usai Renovasi Total
- 352 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMPN 4 Palu, KBM Dimulai 14 Juli
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
Dalam laporan tersebut, BMKG SPAG Lore Lindu Bariri mencatat hasil pengukuran PM2.5 menunjukkan 12 hari berada dalam kategori sedang dan 19 hari dalam kategori tidak sehat. Sepanjang Agustus, tidak terdapat hari dengan hasil pengukuran PM2.5 yang masuk kategori baik.
BMKG menjelaskan, kategori sedang berarti kondisi udara masih tergolong aman, namun masyarakat tetap perlu waspada. Sementara kategori tidak sehat menunjukkan adanya risiko yang lebih tinggi bagi kelompok sensitif.
Hasil berbeda terlihat pada pemantauan PM10. BMKG SPAG Lore Lindu Bariri mencatat delapan hari berada dalam kategori baik dan 23 hari dalam kategori sedang. Kondisi tersebut menunjukkan PM10 selama Agustus lebih banyak berada pada kategori sedang yang masih tergolong aman, meski masyarakat tetap perlu waspada.
BMKG SPAG Lore Lindu Bariri mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah rumah tangga di halaman rumah.
“Tidak membakar sampah rumah tangga di halaman rumah karena asap dan baunya dapat mencemari udara dan mengganggu lingkungan sekitar,” demikian imbauan BMKG SPAG Lore Lindu Bariri, dikutip dalam laporan tersebut. (nul)









