- Bupati Sigi Buka Suara soal Jenazah Mantan Kades Diantar Pakai Ojek, Upayakan Akses Jalan Memadai
- KONI Sulteng Apresiasi Perkembangan Kickboxing dalam Musprov II KBI
- Lapor ke Prabowo, Kepala BNPB Sebut Karhutla Diprediksi Mereda Mulai Pertengahan Oktober
- 2.540 Pekerja di Sulteng Kena PHK Sepanjang Januari-September 2026
- Salena Dilanda Krisis Air Bersih, Sungai Mengering akibat El Nino
- Ratusan Personel Gabungan Gerebek Lokasi Peredaran Narkoba di Kayumalue, 7 Orang Diamankan
- Antrean Solar di SPBU Diponegoro Palu Berujung Penganiayaan, Sopir Truk Dipukul Pakai Batako
- Aturan Wajib Halal Berlaku 18 Oktober, BPJPH Wanti-wanti Penipuan Berkedok Sanksi
- Kabut Asap Karhutla Meluas di Sulteng, Gubernur Imbau Warga Pakai Masker
- Sarang Narkoba di Tavanjuka Palu Digerebek, Bong hingga Senjata Tajam Diamankan
BMKG Pastikan Asap Karhutla Kalimantan Tak Mengarah ke Palu, Arah Angin Jadi Faktor Utama

Keterangan Gambar : Citra satelit sebaran asap yang dipantau pada 27 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB. (Foto: Dok. @iklim_sulteng/Instagram)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Pulau Kalimantan tidak mengarah ke Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Kepastian tersebut disampaikan BMKG Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri berdasarkan hasil monitoring sebaran asap dan pola pergerakan angin di wilayah Indonesia.
Baca Lainnya :
- Bangun Taman Baca di Lahan Sampah, Bhabinkamtibmas Diganjar Penghargaan dari Kapolda
- OJK Sulteng Buka Layanan Pengaduan untuk Korban Keuangan Ilegal
- Puluhan Warga Palu Datangi Kantor OMC, Akun Terblokir dan Uang Tak Bisa Ditarik
- Gedung TK Kemala Bhayangkari 01 Sulteng Kembali Dibuka Usai Renovasi Total
- 352 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMPN 4 Palu, KBM Dimulai 14 Juli
Berdasarkan citra sebaran asap yang dipantau pada 27 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, asap yang terdeteksi berasal dari wilayah Kalimantan bergerak ke arah barat laut hingga utara.
BMKG SPAG Lore Lindu Bariri menyebut arah angin menjadi faktor utama yang membuat asap karhutla Kalimantan tidak mengarah ke Sulawesi. Angin bergerak dari tenggara ke barat laut hingga utara, sehingga membawa asap menjauh dari Sulawesi, termasuk Kota Palu.
BMKG juga mencatat transboundary haze yang terdeteksi berasal dari Kalimantan Barat dan bergerak menuju Sarawak, Malaysia. Tidak terdapat indikasi aliran asap yang menyeberangi Selat Makassar menuju Sulawesi Tengah.
Dengan kondisi tersebut, Kota Palu dan wilayah Sulawesi Tengah tidak termasuk daerah yang terdampak sebaran asap karhutla dari Kalimantan berdasarkan hasil monitoring BMKG saat ini.
“Menanggapi isu yang sedang hangat diperbincangkan terkait asap karhutla di Pulau Kalimantan yang disebut telah bergerak hingga ke Sulawesi Tengah, khususnya Kota Palu, perlu kami luruskan bahwa informasi tersebut tidak benar,” demikian penjelasan BMKG SPAG Lore Lindu Bariri dalam keterangannya melalui akun resmi Instagram @iklim_sulteng, Kamis (27/8/2026).
Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat tetap bijak dalam menerima dan membagikan informasi terkait kondisi cuaca, kualitas udara, maupun sebaran asap dengan mengacu pada sumber resmi.
Masyarakat juga tetap diminta waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sulawesi Tengah, mengingat terdapat sejumlah titik panas yang terdeteksi di beberapa daerah. (nul)


_3.jpg)







