- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
Ketua TPP Bangkep, Doni Modady: Pemda Segera Evaluasi SPPG Terkait Dugaan Keracunan Makanan

Keterangan Gambar : Ketua Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Banggai Kepulauan, Doni Modady. (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Banggai Kepulauan – Ketua Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Banggai Kepulauan, Doni Modady, angkat bicara terkait insiden dugaan keracunan makanan yang dialami sejumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam dan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Pemerintah akan melakukan evaluasi secara tegas kepada setiap SPPG, agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Program MBG adalah program mulia untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, sehingga tidak boleh ternodai oleh kelalaian ataupun kesalahan teknis," tegas Doni Modady, Kamis (18/9/2025).
Baca Lainnya :
- Polres Bangkep Segel Tempat MBG Usai Pelajar Keracunan Massal
- Diduga Keracunan Akibat MBG, Ratusan Siswa di Bangkep Dilarikan ke RS
- Wamensos Apresiasi Inisiatif Bupati Bangkep Dorong Kehadiran Sekolah Rakyat
- Gegas Bangun SDM, Kampus Untad Bakal Hadir di Bangkep
- Slot Gacor, Withdraw Cepat
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sejak insiden terjadi, pemerintah daerah langsung mengerahkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan penanganan cepat, mulai dari layanan kesehatan bagi korban hingga penyelidikan penyebab insiden.
"Sejak kemarin semua OPD telah dikerahkan untuk menangani insiden ini. Sudah ada Tenda-Tenda Darurat dan Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang di Pimpin langsung oleh Kepala Badan serta Semua Dokter dan Tenaga Medis Rumah Sakit Trikora telah di fokuskan Menangani Masalah tersebut. Kami ingin memastikan korban tertangani dengan baik, dan penyebab kejadian segera diketahui secara jelas," tambahnya.
Dalam pernyataannya, Doni Modady juga mengimbau masyarakat Banggai Kepulauan agar tetap tenang dan tidak terprovokasi isu liar yang dapat memecah belah persatuan.
"Saya meminta masyarakat Banggai Kepulauan jangan panik dan jangan mudah percaya pada isu-isu yang disebarkan pihak-pihak yang ingin memanfaatkan situasi ini untuk memecah belah kita. Mari kita tetap bersatu, percayakan kepada pemerintah yang saat ini sedang bekerja keras menangani persoalan ini," pungkasnya.
Saat ini, Pemda Bangkep bersama tim kesehatan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi korban serta memperketat pengawasan jalannya Program MBG, demi memastikan keselamatan dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga. (Aul/Nl)










