- Zevana Queenza Jadi Pembawa Baki saat Penaikan Bendera HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Sulteng
- Upacara HUT RI ke-81 Tingkat Provinsi Sulteng Berlangsung Khidmat
- Curi AC di Balaroa dan Ujuna, Residivis Ditangkap Polsek Palu Barat
- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
Demi Efisiensi, Anggaran MBG 2026 Dipangkas Rp67 Triliun

Keterangan Gambar : Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026). (Foto : menkeuri/Instagram)
Likeindonesia.com, JAKARTA - Pemerintah memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 sebesar Rp67 triliun. Semula dialokasikan Rp335 triliun, kini anggaran program tersebut turun menjadi Rp268 triliun.
Pemangkasan dilakukan sebagai bagian dari langkah efisiensi belanja negara sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program prioritas pemerintah tersebut.
Baca Lainnya :
- Siap-Siap Cair, Gaji Ke-13 ASN hingga Polri Mulai Dibayarkan Juni 2026
- Aturan Suami Jadi Pencari Nafkah dan Istri Wajib Urus Rumah Digugat ke MK
- Nama Prodi Teknik Mulai Diganti Jadi Rekayasa, Kampus Bisa Tetap Pakai Istilah Lama
- Pemerintah Siapkan Aturan Baru KPR Tenor 40 Tahun, Cicilan Rumah Disebut Bisa Lebih Murah
- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, kebijakan pengurangan anggaran itu merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto agar penggunaan dana MBG bisa lebih optimal dan tepat sasaran.
“Penghematan-penghematan tertentu sesuai ketentuan Presiden sehingga dana BGN bisa dipakai lebih efisien. Nanti ada penghematan lebih lanjut,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026), dikutip dari Kompas.com.
Meski anggarannya dipangkas, pemerintah memastikan tujuan utama program MBG tetap dipertahankan, yakni menyediakan makanan bergizi bagi peserta didik di sekolah.
Menurut Purbaya, pemerintah saat ini masih menghitung skema terbaik agar efisiensi anggaran tidak berdampak pada efektivitas program di lapangan.
“Presiden sedang menghitung bagaimana yang terbaik penghematannya tanpa mengganggu efektivitas program itu sendiri dalam hal memberi makan murid-murid sekolah. Yang penting itu,” ujar Purbaya. (nul)





.jpg)




