- Resmi, Harga Pertamax hingga Pertamax Turbo Turun Mulai 1 Agustus
- Pemprov Sulteng Sesalkan Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027, Gubernur: Keputusan Sepihak
- Indonesia Dipilih Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
- BMKG Catat 166 Gempa di Sulteng pada Pekan Terakhir Juli
- MUI Usul Koruptor Boleh Dijatuhi Hukuman Mati
- 76 Konflik Agraria Tercatat di Sulteng, Pemprov Gandeng KPK dan ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi
- Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bakal Ditanggung APBN Selama Dua Tahun
- Mulai 3 Agustus, Pemprov Sulteng Berlakukan Bebas Denda dan Diskon Pokok PKB 50 Persen
- Siap-Siap! Kompor Listrik Gratis Bakal Dibagikan Mulai 2027
- Peneliti Muda Dorong Pengusulan Tradisi Lisan Nompaova sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
Angka Cerai di Palu Tembus 967 Kasus pada 2024, Warga Mantikulore Paling Banyak Berpisah

Keterangan Gambar : Ilustrasi pasangan menandatangani akta perceraian. (Foto: iStokphoto)
Likeindonesia.com, Palu — Pengadilan Agama Kota Palu mencatat sebanyak 967 kasus perceraian sepanjang tahun 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 932 kasus.
Dari total kasus yang masuk di tahun 2024 tersebut, 185 di antaranya merupakan cerai talak dan 757 cerai gugat, serta 25 kasus merupakan sisa dari tahun 2023. Sebagai perbandingan, pada tahun 2023 tercatat 212 kasus cerai talak dan 720 kasus cerai gugat.
Baca Lainnya :
- 1.103 Tenaga Honorer Sulteng Resmi Terima SK PPPK Tahap II dari Gubernur
- Menag Tinjau Progres Revitalisasi Masjid Raya Palu Pascabencana
- home
- Brimob Polda Sulteng Gelar Hipnoterapi Massal untuk Pulihkan Psikis Warga Pesisir Palu
- 500 Pelajar SMK di Palu Jalani Pembinaan Semi Militer, Pangdam Tekankan Disiplin dan Karakter
Berdasarkan data wilayah, Kecamatan Mantikulore menjadi daerah dengan jumlah perceraian tertinggi, yakni mencapai 218 kasus.
Disusul Kecamatan Tatanga dengan 171 kasus, dan Kecamatan Palu Selatan dengan 156 kasus.
Berikut rincian jumlah kasus perceraian yang tercatat di Pengadilan Agama Kota Palu selama tahun 2024 menurut data yang dirilis BPS Kota Palu:
- Mantikulore – 218 kasus
- Tatanga – 171 kasus
- Palu Selatan – 156 kasus
- Palu Barat – 132 kasus
- Ulujadi – 97 kasus
- Palu Timur – 95 kasus
- Palu Utara – 64 kasus
- Tawaeli – 34 kasus










