- Pajak Usaha Kuliner di Palu Turun Jadi 5 Persen, Berlaku untuk Warung hingga Lapak Non-Permanen
- Viral, Surat Resmi Bupati Sigi ke Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati: Saya Sedih
- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
Anak 10 Tahun Tenggelam di Pantai Leok Buol Ditemukan Meninggal

Keterangan Gambar : Tim SAR gabungan menemukan korban tenggelam di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu ( 7/2/ 2026). (Foto: IST)
Likeindonesia.com, Buol – Tim SAR gabungan menemukan korban tenggelam di Pantai Kelurahan Leok, Kecamatan Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu ( 7/2/ 2026).
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan resmi dihentikan.
Baca Lainnya :
- Ekonomi Sulteng Tumbuh 8,47 Persen di 2025, PDRB Tembus Rp415 Triliun
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo
- Sulteng Alami 116 Gempa Selama Sepekan Terakhir
- Angka Kemiskinan Sulteng Turun, Penduduk Miskin Berkurang 10,81 Ribu Orang
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
Korban diketahui bernama Mujahid, anak laki-laki berusia 10 tahun.
Korban ditemukan sekitar pukul 10.05 WITA oleh SRU 2 yang melakukan pencarian menggunakan perahu nelayan.
Lokasi penemuan berada sekitar 0,51 nautical mile ke arah selatan dari titik awal kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menyampaikan bahwa pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 WITA dengan membagi tim SAR gabungan ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU pertama menggunakan perahu karet, sementara SRU kedua memanfaatkan perahu nelayan setempat.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.
Selanjutnya, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Dalam operasi ini, tim SAR gabungan melibatkan unsur Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Tim Rescue USS Tolis, TNI, Polri, BPBD Kabupaten Buol, pemerintah desa, serta nelayan setempat.
Sejumlah peralatan digunakan dalam pencarian, antara lain perahu karet, kendaraan rescue, peralatan komunikasi, serta perlengkapan medis dan evakuasi. (Rul/Nl)


_2.jpg)







