- Zevana Queenza Jadi Pembawa Baki saat Penaikan Bendera HUT ke-81 RI Tingkat Provinsi Sulteng
- Upacara HUT RI ke-81 Tingkat Provinsi Sulteng Berlangsung Khidmat
- Curi AC di Balaroa dan Ujuna, Residivis Ditangkap Polsek Palu Barat
- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
Ekonomi Sulteng Tumbuh 8,47 Persen di 2025, PDRB Tembus Rp415 Triliun

Keterangan Gambar : Ilustrasi pertumbuhan ekonomi. (Foto : iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, ekonomi Sulawesi Tengah tumbuh sebesar 8,47 persen sepanjang 2025.
Pertumbuhan tersebut tercermin dari nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku yang mencapai Rp415.477,22 miliar atau setara Rp415 triliun. Sementara itu, PDRB per kapita tercatat sebesar Rp131,64 juta atau setara US$7.989,22.
Baca Lainnya :
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo
- Sulteng Alami 116 Gempa Selama Sepekan Terakhir
- Angka Kemiskinan Sulteng Turun, Penduduk Miskin Berkurang 10,81 Ribu Orang
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
- Ramai di Akhir Tahun, Penumpang Pesawat di Sulteng Tembus 107 Ribu Orang
Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri Pengolahan menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi pada 2025, yakni sebesar 14,12 persen. Pertumbuhan tersebut diikuti oleh Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi yang tumbuh sebesar 7,74 persen.
"Ekonomi Sulawesi Tengah tahun 2025 tumbuh sebesar 8,47 persen. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri Pengolahan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 14,12 persen," jelas BPS Sulteng dalam Berita Resmi Statistik yang dirilis Kamis (5/2/2026).
BPS Sulteng mencatat, lapangan usaha yang juga memiliki peran dominan terhadap perekonomian Sulawesi Tengah, yakni Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,45 persen.
Adapun Lapangan Usaha Pertambangan dan Penggalian tumbuh sebesar 6,34 persen.
Sementara dari sisi pengeluaran, komponen Ekspor Barang dan Jasa mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 10,61 persen dan menjadi salah satu pendorong utama kinerja ekonomi daerah.
Pertumbuhan tersebut diikuti oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) sebesar 6,06 persen.
Selain itu, Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) tumbuh sebesar 5,10 persen, sedangkan Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mencatatkan pertumbuhan sebesar 1,52 persen. (Nul/Nl)





.jpg)




