- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
Disperindag Kota Palu Gencar Pasar Murah di Gereja Jelang Nataru

Keterangan Gambar : Masyarakat memadati pasar murah di Gereja GPDI Eklesia, Jalan Sisingamangaraja, Palu Timur, Rabu (10/12/2025). (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
LikeIndonesia.com, Palu - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2025, Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah di sejumlah gereja di Kota Palu.
Kegiatan ini digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga bersubsidi di tengah meningkatnya kebutuhan pangan akhir tahun.
Baca Lainnya :
- Pendapatan Program Berani Hapus Pajak Kendaraan Sulteng Tembus Rp32,9 Miliar
- Tahun Depan Gubernur Sulteng Siapkan Bantuan Modal Rp 5 Juta untuk Penenun Donggala
- Cina Bangun Pabrik Kelapa Senilai Rp1,6 Triliun di Morowali, Rampung 2026
- Siap-siap Liburan! Ini Jadwal Libur Akhir Tahun 2025 untuk PNS, Karyawan, dan Anak Sekolah
- Organisasi Pemuda di Palu Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatra
Pasar murah kali ini merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan dalam beberapa hari terakhir.
Sebelumnya, pasar murah juga digelar di Gereja di Jalan Tangkasi, Palu Selatan, kemudian di Jalan Pattimura, Palu Timur, serta di Kelurahan Tipo.
Lokasi terakhir kegiatan ini berlangsung di Gereja GPDI Eklesia, Jalan Sisingamangaraja, Palu Timur.
Disperindag menyediakan sejumlah bahan pokok bersubsidi, mulai dari beras premium, minyak goreng premium, tepung terigu, gula pasir hingga telur ayam.
Bahan pokok tersebut dijual lebih murah dari harga pasaran, dengan stok yang disiapkan mencapai ratusan kilogram.
Kepala Disperindag Kota Palu, Zulkifli, mengatakan pasar murah menjelang perayaan keagamaan menjadi agenda pemerintah untuk membantu masyarakat.
“Untuk tahun 2025 ini menjelang Natal dan Tahun Baru, pemerintah Kota Palu melalui Disperindag melakukan giat pasar murah di beberapa gereja di Kota Palu,” ujarnya kepada media ini diwawancarai di lokasi, Rabu (10/12/2025).
Ia menambahkan, bahan pokok yang disediakan merupakan komoditas kebutuhan utama masyarakat.
“Adapun bahan pokok subsidi yang kami tawarkan di sini terdiri dari beras premium, minyak goreng premium, tepung, gula pasir, dan telur ayam untuk menunjang kebutuhan masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru ini, ” tambahnya.
Adapun harga yang ditawarkan di pasar murah GPDI Eklesia antara lain tepung terigu Rp5 ribu per kilogram, beras premium Rp50 ribu per 5 kilogram, minyak goreng Rp32 ribu per dua liter, gula pasir Rp12 ribu per kilogram, serta telur Rp50 ribu per rak.
Pihak gereja menyambut baik pelaksanaan pasar murah tersebut.
Pendeta GPDI Eklesia, Yehoshua Henock Pelafu, mengapresiasi langkah pemerintah yang dinilai membantu jemaat, terutama yang berada dalam kategori ekonomi lemah.
“Karena ini adalah kali pertama untuk kami di lingkungan gereja, kami sangat mengapresiasi pemerintah Kota Palu, karena telah memperhatikan masyarakat khususnya jemaat kami yang tergolong dalam ekonomi lemah,” katanya.
Ia menilai kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi warga sekitar.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak hanya sekali ini. Mungkin ke depan bisa diadakan lagi dan kami siap memfasilitasi lokasi lingkungan gereja ini karena jemaat dan warga sekitar sangat terbantu dengan pasar murah kali ini.” ujarnya.
Pasar murah ini diharapkan mampu membantu menekan biaya belanja masyarakat serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. (Rul/Nl)










