- Sempat Sembunyi di Gubuk Likuefaksi Balaroa, Buronan Pembunuhan Keluarga di Duyu Ditangkap
- POPDA XXIV Sulteng 2026 Resmi Bergulir, Buol Jadi Tuan Rumah
- BMKG Catat Kualitas Udara Palu Memburuk Selama Sepekan Terakhir
- Aksi Pencurian Makin Meresahkan di Palu, Tiga Orang Diciduk Usai Bobol Panti Asuhan
- ISPA Masuk Dua Besar Penyakit Terbanyak di Sulawesi Tengah
- Sulteng Ditargetkan Bebas TB dalam Tiga Tahun ke Depan
- Ucu Susanto Jaring Aspirasi Warga Palu Timur-Mantikulore Lewat Reses Caturwulan II
- Kekeringan Melanda 9 Desa di Parimo, 1.400 Hektare Sawah Terdampak
- Karhutla di Tojo Una-Una Hanguskan 54 Hektare Lahan
- Sulteng Masuk 10 Besar Provinsi dengan Kehilangan Hutan Terbanyak akibat Karhutla
Target-Target Serangan Israel di Gaza

GAZA - Israel makin gencar melakukan serangan ke Gaza, baik melalui udara maupun darat. Masjid menjadi salah satu target serangan dari Negara Yahudi itu.
Sekira 15 warga Palestina dilaporkan tewas dan 20 lainnya dalam serangan udara Isarel ke sebuah masjid di Kota Gaza pada Sabtu 19 Juli 2014 lalu. Masjid itu terletak tidak jauh dari rumah milik Komandan Polisi Gaza.
Rudal-rudal dari Israel menghancurkan sebagian dari bangunan masjid. Alquran yang berada di dalam masjid pun tampak rusak akibat serangan. Demikian diberitakan Associated Press, Rabu (23/7/2014).
Selain itu, serangan Israel juga diarahkan ke rumah sakit yang berada di Gaza. Blokade yang dilakukan oleh Israel makin membuat rumah sakit sulit untuk beroperasi.
Kementerian Kesehatan Gaza menjelaskan, blokade telah memperburuk kualitas hidup warga yang terluka akibat konflik ini. 136 obat yang diperlukan sudah makin menipis dan diperkirakan akan habis dalam waktu beberapa hari ke depan.
Kantung kekuatan Hamas menjadi target penting yang diincar oleh Israel. Namun serangan terhadap basis kekuatan Hamas tersebut justru lebih sering menimpa warga sipil.
Hingga saat ini lebih dari 630 warga Palestina dilaporkan tewas dalam serangan yang dilakukan Israel ke Gaza. Sementara 30 warga Israel dilakukan turut tewas dalam pertempuran yang sudah berlangsung sekira 15 hari tersebut.










