- Bupati Sigi Buka Suara soal Jenazah Mantan Kades Diantar Pakai Ojek, Upayakan Akses Jalan Memadai
- KONI Sulteng Apresiasi Perkembangan Kickboxing dalam Musprov II KBI
- Lapor ke Prabowo, Kepala BNPB Sebut Karhutla Diprediksi Mereda Mulai Pertengahan Oktober
- 2.540 Pekerja di Sulteng Kena PHK Sepanjang Januari-September 2026
- Salena Dilanda Krisis Air Bersih, Sungai Mengering akibat El Nino
- Ratusan Personel Gabungan Gerebek Lokasi Peredaran Narkoba di Kayumalue, 7 Orang Diamankan
- Antrean Solar di SPBU Diponegoro Palu Berujung Penganiayaan, Sopir Truk Dipukul Pakai Batako
- Aturan Wajib Halal Berlaku 18 Oktober, BPJPH Wanti-wanti Penipuan Berkedok Sanksi
- Kabut Asap Karhutla Meluas di Sulteng, Gubernur Imbau Warga Pakai Masker
- Sarang Narkoba di Tavanjuka Palu Digerebek, Bong hingga Senjata Tajam Diamankan
Sulteng Masuk 10 Besar Provinsi dengan Kehilangan Hutan Terbanyak akibat Karhutla

Keterangan Gambar : Ilustrasi karhutla. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, PALU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi salah satu ancaman terhadap kawasan hutan di Indonesia. Sejumlah provinsi tercatat mengalami rata-rata kehilangan hutan akibat kebakaran dalam jumlah besar.
Berdasarkan data Global Forest Watch periode 2001-2025, Sulawesi Tengah masuk dalam daftar 10 provinsi dengan rata-rata kehilangan hutan akibat kebakaran tertinggi di Indonesia.
Baca Lainnya :
- Banjir Landa Lima Desa di Donggala, Satu Warga Masih Dicari
- Nelayan Hilang di Laut Morowali Ditemukan Selamat Setelah Sehari Pencarian
- Sulteng Dapat Alokasi Rp356 Miliar untuk Cetak Sawah Rakyat Seluas 10 Ribu Hektare
- Warga Tolitoli Ramai-ramai Jadi Penambang di Pantai Tinabogan, Benarkah Ada Emas?
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
Sulteng berada di posisi ketujuh dengan rata-rata kehilangan hutan sekitar 2,8 ribu hektare per tahun. Angka tersebut menempatkan Sulawesi Tengah dalam daftar provinsi yang mengalami kehilangan hutan akibat kebakaran dalam jumlah signifikan.
Di atas Sulteng terdapat Kalimantan Tengah dengan rata-rata sekitar 36 ribu hektare per tahun, Riau 18 ribu hektare, Kalimantan Barat 15 ribu hektare, Sumatera Selatan 15 ribu hektare, Kalimantan Timur 5 ribu hektare, dan Jambi 4,7 ribu hektare.
Sementara itu, provinsi lain yang masuk 10 besar yakni Kalimantan Selatan dengan 2,8 ribu hektare, Papua 2,5 ribu hektare, dan Sumatera Utara 2,2 ribu hektare per tahun. (nul)


_3.jpg)







