- Irjen Rizal Irawan Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Sulteng, Gantikan Irjen Nasri
- Pemerintah Pangkas Antrean Haji, dari 49 Tahun Kini Jadi 14 Tahun
- Pajak Usaha Kuliner di Palu Turun Jadi 5 Persen, Berlaku untuk Warung hingga Lapak Non-Permanen
- Viral, Surat Resmi Bupati Sigi ke Menteri PU Jadi Bungkus Nasi Pecel di Jakarta, Bupati: Saya Sedih
- Jembatan Berani di Masungkang Banggai Diresmikan, Buka Akses Pendidikan dan Mobilitas Warga
- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
Pemerintah Siapkan Lahan dan Fasilitas Pendukung Bandara Internasional Mutiara Sis Al-Jufri

Keterangan Gambar : Gubernur Sulteng, Anwar Hafid bersama Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kota Palu terus mematangkan persiapan operasional Bandara Mutiara Sis Al-Jufri sebagai bandara internasional.
Rapat lintas instansi digelar di Aula Polibu, Kantor Gubernur Sulteng, Rabu (13/8) siang, membahas pemenuhan fasilitas dan perpanjangan landasan pacu.
Baca Lainnya :
- Satgas Madago Raya Terima Penyerahan Dua Senjata Rakitan dari Anggota DPRD Sulteng
- Buronan Pencuri Uang Alfamidi Ampibabo Tak Berkutik Saat Disergap Polisi di Kota Palu
- Aduan Tambang Tojo Una-una Meresahkan, ESDM Sulteng Tindaklanjuti Penutupan Tambang
- Pawai Milad Alkhairaat di Palu Semarakkan HUT RI ke-80
- Persiapan Paskibraka Kota Palu Masuki Tahap Akhir, Kesiapan Capai 90 Persen
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, menegaskan perlunya sinergi dengan Pemkot Palu, termasuk penyediaan lahan yang dibutuhkan untuk perpanjangan runway.
"Bersama Wakil Wali Kota Palu, kita bersinergi untuk mempersiapkan Bandara Sis Al-Jufri agar dapat beroperasi sebagai bandara internasional. Kita membutuhkan lahan, dan Ibu Wakil Wali Kota menunjukkan semangat luar biasa," ujarnya.
Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menyebutkan pihaknya akan berkoordinasi dengan otoritas bandara untuk menentukan lokasi dan harga lahan.
"Mungkin nanti akan dilakukan kajian, seperti apa prosesnya. Insyaallah kita akan berusaha maksimal supaya Kota Palu bisa menjadi destinasi wisata internasional," kata Imelda.
Sesuai ketentuan, status internasional bandara mensyaratkan perpanjangan landasan pacu hingga 3.000 meter, penambahan mesin X-Ray, pemisahan ruang penumpang domestik dan internasional, serta fasilitas imigrasi, bea cukai, dan karantina.
Gubernur Anwar menargetkan seluruh persyaratan dapat terpenuhi dalam enam bulan. (Rul)




_2.jpg)





