- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Pedagang Busana Muslim Musiman Mulai Ramaikan Jalur Wisata Religi Sis Aljufri

Keterangan Gambar : Lapak busana muslim musiman di Jl. Sis Al-Jufri, Kota Palu. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Memasuki awal Ramadan, pedagang busana muslim musiman mulai membanjiri kawasan wisata religi di Jalan Sis Aljufri, Kelurahan Siranindi, Kecamatan Palu Barat, Kamis (26/2/2026) sore.
Lapak-lapak darurat berdiri memanjang di sisi jalan, menawarkan beragam kebutuhan sandang untuk menyambut bulan suci hingga Idulfitri.
Baca Lainnya :
- Pedagang Busana Muslim Musiman Mulai Ramaikan Jalur Wisata Religi Sis Aljufri
- Wagub Sulteng Awali Safari Ramadan 2026 di Palu, Perkuat Iman Lewat Program Berani Berkah
- Tak Semua Pelaku Dipenjara, KUHP Baru Buka Ruang Hukuman Kerja Sosial
- Audiensi dengan Baznas, Wagub Sulteng Perkuat Program 9 BERANI untuk Bantu Warga Kurang Mampu
- DPRD Sulteng Kecewa Pertemuan CPM dan Tokoh Adat Poboya Digelar Tanpa Pemberitahuan
Dari pantauan di lokasi, tenda-tenda sederhana berjejer rapi di sepanjang ruas jalan.
Berbagai jenis busana muslim dipajang terbuka untuk menarik perhatian pengunjung yang melintas.
Mulai dari baju koko dan setelan muslim pria, sarung, abaya, gamis, busana muslim anak-anak, hingga perlengkapan salat seperti mukena dan sajadah.
Aneka peci dan aksesori pelengkap ibadah juga tersedia dengan variasi model dan warna.
Harga yang ditawarkan relatif bervariasi dan terjangkau.
Busana muslim dewasa dibanderol mulai kisaran Rp100 ribu hingga Rp350 ribu tergantung bahan dan model, sementara pakaian anak-anak dijual mulai Rp75 ribu.
Sarung dan perlengkapan salat dipasarkan dengan harga mulai puluhan ribu rupiah.
Kehadiran pedagang musiman ini menjadi pemandangan yang rutin setiap Ramadan di kawasan tersebut.
Selain dikenal sebagai jalur menuju area wisata religi, lokasi ini dinilai strategis karena ramai dilalui warga, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
Aktivitas penjualan diperkirakan akan terus meningkat mendekati Idulfitri.
Berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, lonjakan permintaan biasanya terjadi pada H-7 hingga H-3 Lebaran, saat masyarakat mulai mempersiapkan pakaian baru untuk merayakan hari raya.
Hingga sore hari, suasana jual beli tampak berlangsung kondusif.
Warga terlihat mulai mengisi lapak-lapak, memilih busana yang sesuai kebutuhan, sekaligus memanfaatkan momen Ramadan untuk berbelanja lebih awal. (Rul/Nl)










