- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
- Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG
- ASN Bisa Lebih Hemat, BKN Siapkan Skema Bekerja Dekat Tempat Tinggal
- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
Audiensi dengan Baznas, Wagub Sulteng Perkuat Program 9 BERANI untuk Bantu Warga Kurang Mampu

Keterangan Gambar : Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menerima audiensi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2026). (Foto : Humas Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menerima audiensi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Tengah di ruang kerjanya, Selasa (24/2/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan kolaborasi dalam mendukung Program 9 BERANI, sebagai upaya membantu warga kurang mampu di berbagai wilayah Sulawesi Tengah.
Baca Lainnya :
- DPRD Sulteng Kecewa Pertemuan CPM dan Tokoh Adat Poboya Digelar Tanpa Pemberitahuan
- Perempuan 70 Tahun Hilang di Perkebunan Desa Walatana, Tim SAR Palu Lakukan Pencarian
- Perempuan 70 Tahun Hilang di Perkebunan Desa Walatana, Tim SAR Palu Lakukan Pencarian
- Mantapkan Langkah Menuju PON 2032, KONI Sulteng Perkuat Kolaborasi dengan KONI Jabar
- Untad Gelar Ekspo Ramadan, Libatkan Mahasiswa dan UMKM dalam Penguatan Ekonomi Kampus
Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur menyampaikan apresiasi atas komitmen Baznas yang terus turun langsung ke lapangan menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
“Terima kasih sudah turun langsung ke masyarakat. Ini menyangkut 9 BERANI. Kita harus berkolaborasi,” ujar Reny.
Ia menegaskan, sinergi antara Pemerintah Daerah dan Baznas sangat penting agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran, khususnya dalam penanganan kemiskinan.
“Kasihan masyarakat kita yang membutuhkan. Teman-teman Baznas silakan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah. Kita harus bersama-sama,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Sulteng, Bahran, menjelaskan bahwa pihaknya aktif menyalurkan bantuan, di antaranya 250 paket sembako per titik untuk warga kurang mampu.
Selain itu, Baznas juga menjalankan Program Bedah Rumah bagi masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni serta mengembangkan Program Kampung Zakat sebagai percontohan pemberdayaan berbasis zakat.
“Kami sudah turun dan bekerja sama dengan pemerintah. Di daerah-daerah miskin, kami juga memberikan bantuan bedah rumah,” jelas Bahran.
Tak hanya bantuan sosial, Baznas turut mendorong penguatan ekonomi melalui Program Usaha Mikro, seperti bantuan alat bengkel yang disertai pelatihan keterampilan.
Audiensi ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Baznas dalam menjalankan Program 9 BERANI demi membantu warga kurang mampu secara berkelanjutan. (Nul/Nl)




.jpg)





