- Gaji di Bawah UMP Bisa Dapat Bantuan Bedah Rumah Gratis
- DPRD Kota Palu Prioritaskan Empat Ranperda Inisiatif untuk Propemperda 2027
- Ketua DPRD Kota Palu Dorong Warga Maksimalkan Fasilitas Kesehatan yang Ditanggung Pemerintah
- Nurhalis Nur Ajak Warga Palu Perbanyak Doa dan Amal di Tengah Kemarau
- Erman Lakuana Ajak Warga Palu Timur-Mantikulore Tingkatkan Partisipasi Sampaikan Aspirasi
- DPRD Kota Palu Minta Edukasi Cegah Kebakaran Digencarkan hingga Tingkat RT/RW
- Ketua DPRD Kota Palu Minta Depot Air Minum yang Belum Ber-SLHS Segera Dievaluasi
- DPRD Kota Palu Dorong Jukir Pakai Rompi QR Code untuk Cegah Kebocoran PAD
- DPRD Kota Palu Pastikan Perubahan Anggaran 2026 Tetap Pro Rakyat
- Keluhan Air Bersih Warga Griya Tadulako Ditindaklanjuti Ketua Komisi B DPRD Palu
Ketua DPRD Kota Palu Dorong Warga Maksimalkan Fasilitas Kesehatan yang Ditanggung Pemerintah

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kota Palu, Rico A.T. Djanggola. (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, PALU - Ketua DPRD Kota Palu, Rico A.T. Djanggola, mendorong masyarakat untuk memaksimalkan fasilitas kesehatan yang kepesertaannya ditanggung pemerintah, termasuk layanan di puskesmas.
Imbauan tersebut disampaikan Rico saat melakukan penjaringan aspirasi Caturwulan II Masa Persidangan Tahun 2026 di Jalan Ongka Malino, Kecamatan Palu Timur, Sabtu (22/8/2026).
Baca Lainnya :
- Salut! Abdy Azwar Bukti Anak Palu Bisa Jadi Pembawa Berita di Korea Selatan
- Bangun Taman Baca di Lahan Sampah, Bhabinkamtibmas Diganjar Penghargaan dari Kapolda
- Puluhan Warga Palu Datangi Kantor OMC, Akun Terblokir dan Uang Tak Bisa Ditarik
- Gedung TK Kemala Bhayangkari 01 Sulteng Kembali Dibuka Usai Renovasi Total
- 352 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMPN 4 Palu, KBM Dimulai 14 Juli
Rico mengatakan masyarakat yang telah mendapatkan jaminan kesehatan melalui pembiayaan pemerintah sebaiknya memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia ketika membutuhkan layanan pengobatan.
Menurutnya, pemerintah mengalokasikan anggaran yang cukup besar untuk membiayai kepesertaan BPJS Kesehatan masyarakat.
“Berdasarkan keterangan dari Dinas Sosial bahwa anggaran yang dikeluarkan untuk membayar BPJS itu adalah Rp1,8 miliar per bulan sehingga harus dimanfaatkan,” kata Rico.
Ia menilai fasilitas kesehatan yang tersedia perlu dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat yang telah mendapatkan jaminan tersebut.
Rico juga mengingatkan masyarakat untuk memahami ketentuan terkait kepesertaan BPJS Kesehatan, termasuk mengenai status kepesertaan yang dapat dinonaktifkan apabila tidak dimanfaatkan dalam kurun waktu satu tahun.
“Sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan, sementara pemerintah sudah bayarkan,” ujarnya.
Reses tersebut dikoordinasikan oleh koordinator reses daerah pemilihan (dapil) Kota Palu I, Kecamatan Palu Timur-Mantikulore, Bayu Febrianto, Agussalim dan Yulianti Pakiding, dengan pendamping Arifanda Azhari dan Farid Dwi Kurniawan. (nul)










