- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
- Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG
- ASN Bisa Lebih Hemat, BKN Siapkan Skema Bekerja Dekat Tempat Tinggal
- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
Mantapkan Langkah Menuju PON 2032, KONI Sulteng Perkuat Kolaborasi dengan KONI Jabar

Keterangan Gambar : Ketua Umum KONI Sulteng Muhammad Fathur Razaq, bersama Ketua Umum KONI Jabar M. Budiana. (Foto : Media KONI Sulteng)
Likeindonesia.com, BANDUNG – Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Tengah (KONI Sulteng) memantapkan langkah menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032 dengan memperkuat kolaborasi bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Barat (KONI Jabar).
Kunjungan kerja dan audiensi tersebut berlangsung di Gedung KONI Jabar, Bandung, Senin (23/2/2026).
Baca Lainnya :
- Refleksi Setahun Berani Menjaga Lingkungan, DLH Sulteng Buka Puasa Bersama Ratusan Anak Yatim
- Setahun Sulteng BERANI, Gubernur dan Wagub Tegaskan 9 Program Prioritas untuk Kesejahteraan Rakyat
- Fathur Razaq Jajaki Kolaborasi KONI Sulteng–Sulut untuk PON 2032
- BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tinggi Gelombang di Perairan Sulteng
- Persiapan Rute Internasional, Imigrasi Palu Studi Sistem Pemeriksaan di Bandara Mutiara SIS Al Jufri
Rombongan KONI Sulteng dipimpin langsung Ketua Umum Muhammad Fathur Razaq, dan diterima Ketua Umum KONI Jabar M. Budiana, bersama jajaran pengurus.
Audiensi membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan sistem pembinaan prestasi atlet, pengelolaan organisasi olahraga yang profesional, hingga tata kelola sarana dan prasarana olahraga yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Pertemuan ini juga menjadi ruang pertukaran pengalaman serta praktik terbaik dalam pengembangan olahraga prestasi di daerah.
“Sulawesi Tengah ingin memperkuat kolaborasi dengan Jawa Barat dalam pengembangan pembinaan prestasi olahraga, pengelolaan organisasi, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana olahraga sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan olahraga daerah,” ujar Fathur Razaq.
Sebagai bentuk komitmen nyata, kedua pihak menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup kerja sama pembinaan prestasi, penguatan kelembagaan organisasi olahraga, peningkatan kualitas sumber daya manusia keolahragaan, serta dukungan pengelolaan sarana dan prasarana olahraga.
Selain fokus pada penguatan pembinaan dan organisasi, pertemuan ini juga menjadi langkah strategis dalam persiapan Sulawesi Tengah mengikuti proses bidding tuan rumah PON XXIII Tahun 2032.
Dalam kesempatan tersebut, M. Budiana menyatakan kesediaannya untuk mendukung Sulawesi Tengah dengan menjadi Ketua Tim Pemenangan Bidding PON XXIII Tahun 2032.
Dukungan tersebut dinilai sebagai modal strategis dalam memperkuat kesiapan Sulawesi Tengah sebagai calon tuan rumah PON, sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam peningkatan prestasi olahraga di tingkat nasional. (Nul/Nl)




.jpg)





