- FR Cup Volleyball Tournament 2026 Resmi Berakhir, Fathur Razaq: Bukan Ending, Tapi Beginning
- Menaker Larang Lowongan Kerja Cantumkan Syarat Good Looking dan Usia
- Soal Pajak Rumah Kontrakan, Purbaya Tegaskan Tak Ada Pajak Baru
- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
Kemenpora Siapkan Sanksi Bagi Tim Sepak Bola dan Cabor Lain yang Gagal Raih Medali di SEA Games 2025

Keterangan Gambar : Timnas U22 Indonesia berfoto sebelum bertanding melawan Timnas Myanmar pada pertandingan babak penyisihan Grup C Sepak Bola SEA Games 2025 di The 700th Anniversary of Chiang Mai Stadium, Chiang Mai, Thailand, Jumat (12/12/2025). (Foto: ANTARA FOTO/NAY)
Likeindonesia.com, Jakarta - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyiapkan sanksi bagi cabang olahraga (cabor) yang gagal meraih medali sesuai target pada SEA Games Thailand 2025, termasuk tim sepak bola Indonesia.
Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, mengatakan pihaknya saat ini masih menggelar rapat evaluasi menyeluruh terhadap seluruh cabor yang tampil di SEA Games 2025. Evaluasi tersebut akan menjadi dasar penentuan langkah lanjutan, termasuk pemberian sanksi.
Baca Lainnya :
- BI Tegaskan Pedagang Tak Boleh Tolak Pembayaran Uang Tunai, Bisa Dikenai Sanksi Pidana
- Selama Libur Sekolah Akhir Tahun, MBG Tetap Disiapkan Buat Siswa
- Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 1000 Huntap untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh
- Menaker Imbau Pekerja Swasta Bisa WFA 29–31 Desember 2025
- Libur Nataru, PNS Tidak Wajib Ngantor 29–31 Desember 2025
“Kami sudah petakan ada beberapa cabor yang memang satu tidak sesuai dengan target yang kedua adalah cabang yang sesuai target. Bahkan ada cabang yang memang melebihi target itu nanti ada penghargaan dan ada pasti hukuman dan lain-lain,” kata Surono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/12/2025), dikutip dari Antara.
Surono tidak menampik bahwa tim sepak bola Indonesia berpeluang masuk dalam daftar cabor yang dievaluasi. Pada SEA Games 2025, timnas U-22 ditargetkan meraih medali perak, namun gagal melaju ke babak semifinal setelah tersingkir di penyisihan grup.
Meski demikian, Surono menegaskan evaluasi tidak hanya difokuskan pada satu cabang olahraga saja. Seluruh cabor yang mengikuti SEA Games 2025 akan dievaluasi berdasarkan capaian dan target yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Semua yang tadi kami sampaikan bukan masalah cabang (olahraga), yang kami evaluasi adalah semua (cabor),” ujarnya.
Secara keseluruhan, Indonesia menutup SEA Games 2025 di posisi kedua klasemen akhir dengan raihan 91 medali emas, 111 perak, dan 131 perunggu.
Perolehan tersebut melampaui target awal sebanyak 80 medali emas dan menjadi raihan emas terbanyak ketiga Indonesia sepanjang keikutsertaan SEA Games saat tidak berstatus sebagai tuan rumah. (Nul/Nl)


.jpg)







