- Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Tumpukan Sampah TPA Kawatuna
- Aktivitas Gempa di Sulteng Kembali Meningkat, Tembus 121 Kejadian dalam Sepekan
- Ketua KONI Sulteng Harap Berani Cup Lahirkan Pemain Nasional dan Internasional
- Gaji PPPK Ditanggung Pusat Mulai 2027, Akbar Supratman: Kabar Baik untuk Sulteng
- Gibran Minta Maaf Usai Siswa Keracunan MBG, Sarankan Bawa Bekal yang Dimasak Ibu
- Ahmad Ali Dorong PSI Donggala Perkuat Struktur dan Solidaritas Menuju Pemilu 2029
- Viral Berdandan hingga Tuai Kritik dari Warganet, Guru SD di Tolitoli Kini Diberhentikan
- Warga Jalan Durian Ditemukan Tewas di Belakang Rumah, Diduga Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap
- Pemerintah Resmi Tetapkan Libur Nasional 2027, Total Ada 26 Hari
- Antisipasi Antrean Solar di Sulteng, Pemprov Dorong Kemudahan Pengisian BBM Truk Kontainer
Basarnas Palu Kirim 10 Personel Bantu Tim SAR Evakuasi Korban Pesawat ATR yang Jatuh di Maros

Keterangan Gambar : Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu memberangkatkan satu tim rescue berjumlah 10 personel untuk membantu operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kantor SAR Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu memberangkatkan satu tim rescue berjumlah 10 personel untuk membantu operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Tim rescue dilepas pada Rabu (21/1/2026), pukul 19.00 WITA, menggunakan dua unit rescuer car menuju Kota Makassar. Di sana, tim ini akan bergabung dengan unsur SAR lain untuk mendukung proses evakuasi korban di lokasi kejadian.
Baca Lainnya :
- Jelang Ramadan, Disperindag Palu Pastikan Pasokan Pangan Aman, Harga Bapok Relatif Stabil
- Data BPS Ungkap Belasan Ribu Orang di Palu Masih Berjuang Cari Kerja
- BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Tiga Hari, Sejumlah Wilayah Sulteng Berstatus Waspada
- Konflik Asmara dan Judol Diduga Jadi Penyebab Bundir Seorang Mahasiswa di Palu
- Rembuk Pemuda Sulteng, KPA, dan Kampus Berkolaborasi Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Dupa Layana
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menjelaskan bahwa pengiriman tim ini sebagai bentuk dukungan terhadap operasi SAR yang telah berjalan lima hari sejak insiden kecelakaan pesawat tersebut yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026) lalu.
“Hari ini operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Maros telah memasuki hari kelima. Sesuai dengan arahan Deputi Operasi Basarnas, kami mengerahkan satu tim personel berjumlah 10 orang yang memiliki kualifikasi jungle rescue dan high angle rescue technique untuk mendukung dan mensuport rekan-rekan di lapangan,” ujar Rizal, Rabu malam.
Rizal menambahkan, medan di Gunung Bulusaraung sangat ekstrem, sehingga diperlukan personel dengan kemampuan khusus agar operasi berjalan aman dan efektif.
“Kami berharap dukungan ini dapat memaksimalkan operasi SAR sehingga seluruh korban dapat berhasil ditemukan dan dievakuasi,” tambahnya.
Basarnas Palu terus berkoordinasi dengan Basarnas pusat serta unsur SAR lainnya untuk memastikan operasi berjalan optimal hingga seluruh korban berhasil dievakuasi. (Nul/Nl)










