- Indonesia Dipilih Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
- BMKG Catat 166 Gempa di Sulteng pada Pekan Terakhir Juli
- MUI Usul Koruptor Boleh Dijatuhi Hukuman Mati
- 76 Konflik Agraria Tercatat di Sulteng, Pemprov Gandeng KPK dan ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi
- Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bakal Ditanggung APBN Selama Dua Tahun
- Mulai 3 Agustus, Pemprov Sulteng Berlakukan Bebas Denda dan Diskon Pokok PKB 50 Persen
- Siap-Siap! Kompor Listrik Gratis Bakal Dibagikan Mulai 2027
- Peneliti Muda Dorong Pengusulan Tradisi Lisan Nompaova sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
- Diduga Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Morowali
- 12 Wisatawan yang Hilang Kontak di Teluk Tomini Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Ampana
Basarnas Palu Kirim 10 Personel Bantu Tim SAR Evakuasi Korban Pesawat ATR yang Jatuh di Maros

Keterangan Gambar : Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu memberangkatkan satu tim rescue berjumlah 10 personel untuk membantu operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. (Foto: Kantor SAR Palu)
Likeindonesia.com, Palu – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu memberangkatkan satu tim rescue berjumlah 10 personel untuk membantu operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Tim rescue dilepas pada Rabu (21/1/2026), pukul 19.00 WITA, menggunakan dua unit rescuer car menuju Kota Makassar. Di sana, tim ini akan bergabung dengan unsur SAR lain untuk mendukung proses evakuasi korban di lokasi kejadian.
Baca Lainnya :
- Jelang Ramadan, Disperindag Palu Pastikan Pasokan Pangan Aman, Harga Bapok Relatif Stabil
- Data BPS Ungkap Belasan Ribu Orang di Palu Masih Berjuang Cari Kerja
- BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Tiga Hari, Sejumlah Wilayah Sulteng Berstatus Waspada
- Konflik Asmara dan Judol Diduga Jadi Penyebab Bundir Seorang Mahasiswa di Palu
- Rembuk Pemuda Sulteng, KPA, dan Kampus Berkolaborasi Tanam 1.000 Mangrove di Pantai Dupa Layana
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menjelaskan bahwa pengiriman tim ini sebagai bentuk dukungan terhadap operasi SAR yang telah berjalan lima hari sejak insiden kecelakaan pesawat tersebut yang terjadi pada Sabtu (17/1/2026) lalu.
“Hari ini operasi SAR kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Kabupaten Maros telah memasuki hari kelima. Sesuai dengan arahan Deputi Operasi Basarnas, kami mengerahkan satu tim personel berjumlah 10 orang yang memiliki kualifikasi jungle rescue dan high angle rescue technique untuk mendukung dan mensuport rekan-rekan di lapangan,” ujar Rizal, Rabu malam.
Rizal menambahkan, medan di Gunung Bulusaraung sangat ekstrem, sehingga diperlukan personel dengan kemampuan khusus agar operasi berjalan aman dan efektif.
“Kami berharap dukungan ini dapat memaksimalkan operasi SAR sehingga seluruh korban dapat berhasil ditemukan dan dievakuasi,” tambahnya.
Basarnas Palu terus berkoordinasi dengan Basarnas pusat serta unsur SAR lainnya untuk memastikan operasi berjalan optimal hingga seluruh korban berhasil dievakuasi. (Nul/Nl)










