- Bupati Sigi Buka Suara soal Jenazah Mantan Kades Diantar Pakai Ojek, Upayakan Akses Jalan Memadai
- KONI Sulteng Apresiasi Perkembangan Kickboxing dalam Musprov II KBI
- Lapor ke Prabowo, Kepala BNPB Sebut Karhutla Diprediksi Mereda Mulai Pertengahan Oktober
- 2.540 Pekerja di Sulteng Kena PHK Sepanjang Januari-September 2026
- Salena Dilanda Krisis Air Bersih, Sungai Mengering akibat El Nino
- Ratusan Personel Gabungan Gerebek Lokasi Peredaran Narkoba di Kayumalue, 7 Orang Diamankan
- Antrean Solar di SPBU Diponegoro Palu Berujung Penganiayaan, Sopir Truk Dipukul Pakai Batako
- Aturan Wajib Halal Berlaku 18 Oktober, BPJPH Wanti-wanti Penipuan Berkedok Sanksi
- Kabut Asap Karhutla Meluas di Sulteng, Gubernur Imbau Warga Pakai Masker
- Sarang Narkoba di Tavanjuka Palu Digerebek, Bong hingga Senjata Tajam Diamankan
Antrean Pertalite Mengular di Palu, Pertamina Pastikan Stok Normal

Keterangan Gambar : Antrean kendaraan di SPBU Jalan Moh. Yamin, Kota Palu, Rabu malam (19/8/2026). (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, PALU - Antrean kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Palu sempat mengular di tengah kebutuhan masyarakat terhadap BBM jenis Pertalite.
Menanggapi kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga memastikan stok Pertalite di Kota Palu dan sekitarnya dalam kondisi normal.
Baca Lainnya :
- Puluhan Warga Palu Datangi Kantor OMC, Akun Terblokir dan Uang Tak Bisa Ditarik
- Gedung TK Kemala Bhayangkari 01 Sulteng Kembali Dibuka Usai Renovasi Total
- 352 Siswa Baru Ikuti MPLS di SMPN 4 Palu, KBM Dimulai 14 Juli
- Besok! Ketua Pembina YKB Tinjau dan Resmikan Fasilitas Pendidikan di Palu
- Buka-Tutup Jalur Kebun Kopi Picu Protes, Fortuner Hitam Diduga Utusan Bupati Diloloskan Melintas
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan Pertamina memahami kebutuhan masyarakat terhadap Pertalite, terutama di tengah meningkatnya mobilitas.
“Kami memahami kebutuhan masyarakat terhadap Pertalite, terutama di tengah meningkatnya mobilitas. Saat ini kondisi stok sudah normal, sehingga kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dan membeli BBM sesuai kebutuhan,” ujar Lilik dalam siaran pers yang diterima, Kamis (20/8/2026).
Lilik menjelaskan, sebelumnya terdapat kendala distribusi akibat kondisi cuaca yang berdampak pada proses kapal bersandar. Untuk mempercepat pemulihan, Pertamina mengoperasikan penyaluran dari Depot BBM selama 24 jam agar pasokan segera sampai ke SPBU.
“Memang terdapat kendala distribusi akibat kondisi cuaca yang berdampak pada proses kapal bersandar. Untuk mempercepat pemulihan, operasional penyaluran dari Depot BBM kami lakukan selama 24 jam, sehingga pasokan dapat segera disalurkan ke SPBU,” katanya.
Selain itu, jam operasional SPBU disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan penyaluran di masing-masing lokasi. Percepatan penyaluran ke sejumlah SPBU juga terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
“Kami juga melakukan penyesuaian jam operasional SPBU agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Percepatan penyaluran ke sejumlah SPBU terus dilakukan agar masyarakat dapat segera mengakses Pertalite dan kebutuhan BBM dapat terpenuhi,” pungkasnya. (nul)


_3.jpg)







