- Indonesia Dipilih Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
- BMKG Catat 166 Gempa di Sulteng pada Pekan Terakhir Juli
- MUI Usul Koruptor Boleh Dijatuhi Hukuman Mati
- 76 Konflik Agraria Tercatat di Sulteng, Pemprov Gandeng KPK dan ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi
- Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bakal Ditanggung APBN Selama Dua Tahun
- Mulai 3 Agustus, Pemprov Sulteng Berlakukan Bebas Denda dan Diskon Pokok PKB 50 Persen
- Siap-Siap! Kompor Listrik Gratis Bakal Dibagikan Mulai 2027
- Peneliti Muda Dorong Pengusulan Tradisi Lisan Nompaova sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
- Diduga Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Morowali
- 12 Wisatawan yang Hilang Kontak di Teluk Tomini Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Ampana
Aktivitas Sesar Poso Picu Gempa Magnitudo 3,4 di Wilayah Poso

Keterangan Gambar : Wilayah Kabupaten Poso magnitudo 3,4 diguncang gempa bumi tektonik pada Senin (26/1/2026) pukul 07.47.09 WITA. (Foto: BMKG Stasiun Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, Poso - Wilayah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, diguncang gempa bumi tektonik pada Senin (26/1/2026) pukul 07.47.09 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut memiliki magnitudo 3,4.
Episenter gempa terletak pada koordinat 2,04 Lintang Selatan dan 120,64 Bujur Timur, atau sekitar 72 kilometer di selatan Poso, dengan kedalaman 5 kilometer. Gempa ini terjadi di darat dan termasuk gempa dangkal yang dipicu oleh aktivitas Sesar Poso.
Baca Lainnya :
- Tahukah Kamu? Mayoritas Desa di Sulawesi Tengah Berada di Wilayah Tepi Laut
- BMKG Prediksi 2026 Lebih Basah Usai Iklim Ekstrem di Sulteng 2025
- Indonesia Punya Lapangan Padel Terbanyak di ASEAN, Mayoritas Ada di Kota Ini
- BMKG Catat 160 Gempa Guncang Sulawesi Tengah dalam Dua Pekan
- Populasi Endemik Sulawesi Bertambah, TN Lore Lindu Berhasil lepasliarkan 965 Anak Maleo hingga 2025
Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di wilayah Pendolo dengan intensitas III MMI. Getaran ini dirasakan nyata dalam rumah dan seperti adanya truk yang melintas.
"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Poso. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, dalam rilis yang diterima Likeindonesia.com, Senin siang.
Hingga pukul 13.25 WITA pada hari yang sama, BMKG mencatat adanya satu gempa susulan (aftershock).
BMKG mengingatkan masyarakat untuk memantau perkembangan informasi gempa melalui kanal resmi seperti media sosial @infoBMKG, situs web BMKG, kanal Telegram InaTEWS BMKG, dan aplikasi mobile BMKG. (nul/nl)










