- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
- PTN dan PTS se-Sulteng Bangun Kolaborasi Mitigasi Bencana Berbasis Riset
Tanya Soal MBG, ID Pers Istana Reporter CNN Dicabut BPMI

Keterangan Gambar : Doorstop Presiden Prabowo Subianto bersama wartawan di Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). (Foto: Tim Media Presiden)
Likeindonesia.com, Jakarta - Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden dikabarkan mencabut kartu liputan Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia. Peristiwa ini terjadi usai sesi doorstop di Lanud Halim Perdanakusuma (27/09/2025), ketika Diana menanyakan perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto sepulang dari lawatan luar negeri.
Informasi yang diperoleh menyebutkan pencabutan dilakukan karena pertanyaan tersebut dianggap di luar konteks acara.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Targetkan Pendapatan Rata-Rata Warga RI Jadi Rp 7,6 Juta Per Bulan di 2026
- Ahmad Ali Disebut Bakal Jadi Ketua Harian PSI, Hadiri Pelantikan di Jakarta
- Resmi Ditetapkan, Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadan 2026 Tanggal 18 Februari
- Sulteng Jadi Sentra Produksi Cengkeh Kering Terbesar di Indonesia
- MALZ HERE
Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, membenarkan bahwa seorang staf BPMI datang langsung ke Kantor CNN Indonesia di Jalan Kapten P. Tendean, Jakarta, pada Sabtu malam (27/09/2025) untuk mengambil kartu identitas Pers Istana milik Diana.
“Benar telah dilakukan pencabutan ID Pers Istana atas nama Diana Valencia pada (27/09/2025), tepat pukul 19.15 seorang petugas BPMI mengambil ID Pers Diana di kantor CNN Indonesia,” ujar Titin dalam keterangan tertulis, Minggu (28/09/2025).
Titin mengaku terkejut sekaligus mempertanyakan dasar pencabutan tersebut.
Ia menambahkan, CNN Indonesia telah mengirimkan surat resmi kepada BPMI serta Menteri Sekretaris Negara untuk meminta penjelasan atas tindakan itu. (Bim/Nl)










