- Nama Prodi Teknik Mulai Diganti Jadi Rekayasa, Kampus Bisa Tetap Pakai Istilah Lama
- Pemerintah Siapkan Aturan Baru KPR Tenor 40 Tahun, Cicilan Rumah Disebut Bisa Lebih Murah
- Pengangguran di Palu Capai 11.577 Orang, Mayoritas Laki-laki
- Viral Juri Cerdas Cermat Salahkan Jawaban Benar, Wakil Ketua MPR Minta Maaf
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Kabur Lintas Kota, Pendiri Ponpes Tersangka Pemerkosaan Akhirnya Ditangkap
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
- Didominasi Anak Muda, Penduduk Sulteng Mayoritas Berasal dari Gen Z
- Wajib Belajar 12 Tahun, Anak Putus Sekolah Kini Ditangani lewat Perpres Baru
- Pertamina Resmi Naikkan Harga BBM Non Subsidi, Dexlite Tembus Rp26 Ribu Per Liter
Tanya Soal MBG, ID Pers Istana Reporter CNN Dicabut BPMI

Keterangan Gambar : Doorstop Presiden Prabowo Subianto bersama wartawan di Bandara Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9/2025). (Foto: Tim Media Presiden)
Likeindonesia.com, Jakarta - Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden dikabarkan mencabut kartu liputan Istana milik jurnalis CNN Indonesia, Diana Valencia. Peristiwa ini terjadi usai sesi doorstop di Lanud Halim Perdanakusuma (27/09/2025), ketika Diana menanyakan perkembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto sepulang dari lawatan luar negeri.
Informasi yang diperoleh menyebutkan pencabutan dilakukan karena pertanyaan tersebut dianggap di luar konteks acara.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Targetkan Pendapatan Rata-Rata Warga RI Jadi Rp 7,6 Juta Per Bulan di 2026
- Ahmad Ali Disebut Bakal Jadi Ketua Harian PSI, Hadiri Pelantikan di Jakarta
- Resmi Ditetapkan, Muhammadiyah Mulai Puasa Ramadan 2026 Tanggal 18 Februari
- Sulteng Jadi Sentra Produksi Cengkeh Kering Terbesar di Indonesia
- MALZ HERE
Pemimpin Redaksi CNN Indonesia, Titin Rosmasari, membenarkan bahwa seorang staf BPMI datang langsung ke Kantor CNN Indonesia di Jalan Kapten P. Tendean, Jakarta, pada Sabtu malam (27/09/2025) untuk mengambil kartu identitas Pers Istana milik Diana.
“Benar telah dilakukan pencabutan ID Pers Istana atas nama Diana Valencia pada (27/09/2025), tepat pukul 19.15 seorang petugas BPMI mengambil ID Pers Diana di kantor CNN Indonesia,” ujar Titin dalam keterangan tertulis, Minggu (28/09/2025).
Titin mengaku terkejut sekaligus mempertanyakan dasar pencabutan tersebut.
Ia menambahkan, CNN Indonesia telah mengirimkan surat resmi kepada BPMI serta Menteri Sekretaris Negara untuk meminta penjelasan atas tindakan itu. (Bim/Nl)










