- Harga Pertamax Kini Lebih Mahal, Naik dari Rp12.300 Jadi Rp16.250 per Liter
- Dari Sigi hingga Banggai Laut, Proyek Jalan dan Jembatan Rp604,8 Miliar Mulai Bergulir di Sulteng
- Tepati Janji, Wakil Ketua MPR RI Kunjungi Sekolah Terpencil di Parigi Moutong
- Lalampa Toboli Diproyeksikan Jadi Ikon Wisata Kuliner Sulawesi Tengah
- Sigi Jadi Tuan Rumah MTQ Sulteng 2026, Gubernur Ajak Masyarakat Membumikan Nilai-Nilai Keagamaan
- Gempa Magnitudo 7,7 di Sulut, Tsunami Terdeteksi di Sejumlah Wilayah Sulawesi dan Maluku
- Hadiri HUT ke-50 Tahun Transmigrasi Tinombala, Anwar Hafid Dorong Hasil Pertanian Diolah di Sulteng
- BGN Atur Ulang Sebaran Dapur MBG, Maksimal Enam per Kecamatan
- Aktivitas Lempeng Laut Sulawesi Picu Gempa Magnitudo 5,4 di Banggai
- Masyarakat Lima Desa di Sigi Gelar Morra Keke, Tradisi Memohon Turunnya Hujan
Hamas Sebut Perdana Mentri Israel Kejam Sama seperti Hitler

GAZA - Pernyataan keras disampaikan Hamas kepada Israel. Faksi garis keras Palestina ini menyamakan Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu dengan pemimpin Nazi, Adolf Hitler.
Cercaan Hamas ini disampaikan oleh Juru Bicaranya Osama Hamdan. Menurut Hamdan, pernyataan ini muncul akibat yang dilakukan Israel kepada warga Gaza, sama persis dengan pembantaian warga Yahudi oleh Hitler.
"PM Israel sudah kehilangan moral dia adalah cerminan dari Hitler dan tentara Nazi," sebut Hamdan, seperti dikutip dari Times of Israel, Rabu (23/7/2014).
"Pasukan Israel juga berlaku sama (dengan tentara Nazi) mereka disuruh membunuh warga Palestina jika, ini sama saja dengan yang dilakukan Hitler di abad lalu," tambah dia.
Pernyataan Hamdan disampaikannya bukan tanpa alasan. Setelah Israel melancarkan agresi ke Gaza, hampir 600 warga Palestina menjadi korban jiwa kekejaman Israel.
Parahnya lagi, korban jiwa dari Palestina kebanyakan adalah bocah dan perempuan. Hal tersebut bertentangan dengan pernyataan PM Israel yang mengatakan, serangan ke Gaza ditujukan untuk menghancurkan Hamas.










