- Peringatan 1 Muharram di Sulteng, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Daerah
- Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Tembus 910 Kali hingga Jumat Pagi
- Korban Jiwa Akibat Gempa M 6,7 di Sigi Bertambah Jadi Tiga Orang
- Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Talise Masih dalam Penyelidikan Polisi
- Lantik Pengurus Baru KONI Palu, Fathur Razaq Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
- Hingga Rabu Malam, Total Gempa Susulan M 6,7 Tembus 612 Kali
- Sumber Air Tertutup Longsor Pascagempa, Gubernur Sulteng Pastikan Kebutuhan Warga di Sigi Terpenuhi
- Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
BPJN Sulteng: Jembatan Palu IV dan Elevated Road Tak Diperuntukkan Bagi Pejalan Kaki hingga Pesepeda
.jpg)
Keterangan Gambar : Sejumlah kendaraan melintas di elevated road saat uji coba lalu lintas terbatas, Senin sore (9/2/2026). (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah menegaskan bahwa Jembatan Palu IV dan elevated road tidak diperuntukkan bagi pejalan kaki, pesepeda, maupun aktivitas berjualan.
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang S. Razak, menjelaskan, berdasarkan perencanaan dan desain awal, infrastruktur tersebut difungsikan khusus untuk lalu lintas kendaraan.
Baca Lainnya :
- Uji Coba Lalu Lintas Jembatan Palu IV Digelar, Evaluasi Simpang Jadi Perhatian
- Jelang Ramadan, Satgas Sapu Bersih Temukan Minyak Kita Dijual di Atas HET di Pasar Palu
- Warga Palu yang Punya Kerja Makin Banyak, Bertambah 3.088 Orang
- KONI Sulteng Apresiasi Padel yang Kian Populer di Kota Palu
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo
“Secara perencanaan dan desain, fungsi jalan ini memang tidak diperuntukkan bagi pejalan kaki, pesepeda, maupun aktivitas berjualan,” ujar Bambang saat kegiatan uji coba lalu lintas terbatas di Jembatan Palu IV dan elevated road, Senin sore (9/2/2026).
Ia menyebutkan, jembatan Palu IV dan elevated road sudah dapat difungsikan untuk mendukung konektivitas kendaraan, termasuk kendaraan berat, terutama guna menunjang jalur logistik dan akses kawasan pesisir.
“Secara prinsip, Jembatan Palu IV dan elevated road, termasuk Jalan Cumi-cumi dan Jalan Rajamoili, pada dasarnya sudah dapat difungsikan,” pungkas Bambang.
Diketahui, setelah proses pengerjaan rampung, kawasan Jembatan Palu IV dan elevated road kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga maupun berjualan. Namun, pemanfaatan tersebut tidak sejalan dengan peruntukan awal pembangunan infrastruktur yang difokuskan untuk lalu lintas kendaraan. (Rul/Nul)










