- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
- Penumpang Pesawat Dapat Keringanan, Pajak Tiket Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari
- Guru Viral Perbaiki Pintu Kelas di Sekolah Terpencil Parimo Dapat Apresiasi dari Pemprov Sulteng
- Disambut KONI Sulteng, Atlet ASKI Pulang Bawa Dua Medali Emas dari Kejurnas di Jakarta
- Hari Kartini ke-147, Perempuan Sulteng Diajak Jadi Penggerak dari Keluarga hingga Pembangunan Daerah
- Berani Gowes, Komunitas Sekte Sepeda Tuntaskan 600 Km Luwuk–Palu dalam 6 Hari
- Rico Djanggola Siap Implementasikan Arahan Presiden Terkait Dukungan Asta Cita
- Harga LPG Non Subsidi Naik Serentak, Tabung 12 Kg di Sulteng Tembus Rp 230 Ribu
- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
BPJN Sulteng: Jembatan Palu IV dan Elevated Road Tak Diperuntukkan Bagi Pejalan Kaki hingga Pesepeda
.jpg)
Keterangan Gambar : Sejumlah kendaraan melintas di elevated road saat uji coba lalu lintas terbatas, Senin sore (9/2/2026). (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah menegaskan bahwa Jembatan Palu IV dan elevated road tidak diperuntukkan bagi pejalan kaki, pesepeda, maupun aktivitas berjualan.
Kepala BPJN Sulawesi Tengah, Bambang S. Razak, menjelaskan, berdasarkan perencanaan dan desain awal, infrastruktur tersebut difungsikan khusus untuk lalu lintas kendaraan.
Baca Lainnya :
- Uji Coba Lalu Lintas Jembatan Palu IV Digelar, Evaluasi Simpang Jadi Perhatian
- Jelang Ramadan, Satgas Sapu Bersih Temukan Minyak Kita Dijual di Atas HET di Pasar Palu
- Warga Palu yang Punya Kerja Makin Banyak, Bertambah 3.088 Orang
- KONI Sulteng Apresiasi Padel yang Kian Populer di Kota Palu
- Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo
“Secara perencanaan dan desain, fungsi jalan ini memang tidak diperuntukkan bagi pejalan kaki, pesepeda, maupun aktivitas berjualan,” ujar Bambang saat kegiatan uji coba lalu lintas terbatas di Jembatan Palu IV dan elevated road, Senin sore (9/2/2026).
Ia menyebutkan, jembatan Palu IV dan elevated road sudah dapat difungsikan untuk mendukung konektivitas kendaraan, termasuk kendaraan berat, terutama guna menunjang jalur logistik dan akses kawasan pesisir.
“Secara prinsip, Jembatan Palu IV dan elevated road, termasuk Jalan Cumi-cumi dan Jalan Rajamoili, pada dasarnya sudah dapat difungsikan,” pungkas Bambang.
Diketahui, setelah proses pengerjaan rampung, kawasan Jembatan Palu IV dan elevated road kerap dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga maupun berjualan. Namun, pemanfaatan tersebut tidak sejalan dengan peruntukan awal pembangunan infrastruktur yang difokuskan untuk lalu lintas kendaraan. (Rul/Nul)










