- 428 Gempa Terjadi di Sulteng dalam Sepekan
- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
Warga Palu yang Punya Kerja Makin Banyak, Bertambah 3.088 Orang

Keterangan Gambar : Ilustrasi pekerja. (Foto : iStockphoto)
Likeindonesia.com, Palu - Warga Kota Palu yang memiliki pekerjaan terus bertambah. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu melalui Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), jumlah penduduk yang bekerja pada Agustus 2025 tercatat sebanyak 195.471 orang, atau bertambah 3.088 orang dibandingkan Agustus 2024.
Seiring dengan itu, jumlah angkatan kerja di Palu juga meningkat menjadi 207.048 orang, naik 3.196 orang dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) turut mengalami kenaikan sebesar 0,06 persen poin.
Baca Lainnya :
- Sejumlah Pemuda Datangi Kantor Desa Ampibabo, Tuntut Transparansi Anggaran hingga Aset Pemuda
- Berani Ba Gass di Banggai Jadi Daya Tarik Sport Tourism, Ribuan Warga Hadir
- KONI Sulteng Apresiasi Padel yang Kian Populer di Kota Palu
- Anak 10 Tahun Tenggelam di Pantai Leok Buol Ditemukan Meninggal
- Ekonomi Sulteng Tumbuh 8,47 Persen di 2025, PDRB Tembus Rp415 Triliun
BPS Kota Palu menyebut, peningkatan penyerapan tenaga kerja paling besar terjadi di sektor jasa.
"Lapangan usaha yang mengalami peningkatan penyerapan tenaga kerja terbesar adalah sektor Jasa," jelas BPS Kota Palu dalam laporan Berita Resmi Statistik, dikutip Sabtu (7/2/2026).
Sektor ini mencakup perdagangan, rumah makan dan jasa akomodasi, transportasi, pergudangan dan komunikasi, lembaga keuangan, real estate, usaha persewaan dan jasa perusahaan, serta jasa kemasyarakatan, sosial, dan perorangan. Secara keseluruhan, sektor jasa menyerap tambahan 4.554 tenaga kerja.
Sementara itu, penduduk yang bekerja di sektor formal pada Agustus 2025 tercatat sebanyak 106.055 orang atau 54,26 persen dari total penduduk bekerja. Meski masih mendominasi, persentase pekerja formal ini turun 1,26 persen poin dibandingkan Agustus 2024.
Di sisi lain, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Palu pada Agustus 2025 berada di angka 5,59 persen, turun 0,04 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan pasar kerja Palu terus bergerak, meski dengan laju yang relatif tipis. (Nul/Nl)

.jpg)








