- 428 Gempa Terjadi di Sulteng dalam Sepekan
- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
Gelombang Tinggi Berpotensi Terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo

Keterangan Gambar : BMKG Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengeluarkan informasi tinggi gelombang di perairan Sulawesi Tengah. (Foto: @cuaca_sulteng/Instagram)
Likeindonesia.com, Palu - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Sulawesi Tengah. Peringatan ini berlaku mulai 7 Februari 2026 pukul 08.00 WITA hingga 10 Februari 2026 pukul 08.00 WITA.
BMKG menyebutkan, kondisi cuaca di Sulawesi Tengah umumnya diprakirakan cerah hingga cerah berawan, dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat terjadi pada siang dan malam hari.
Baca Lainnya :
- Lewat Reses di Palupi, Armin Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat
- Sulteng Alami 116 Gempa Selama Sepekan Terakhir
- Angka Kemiskinan Sulteng Turun, Penduduk Miskin Berkurang 10,81 Ribu Orang
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
- Reses di Pantoloan Boya, Rustia Tompo Kawal Penanganan Banjir dan Dorong Infrastruktur Strategis
Arah angin umumnya bertiup dari barat hingga utara dengan kecepatan berkisar 5–20 knot. Kecepatan angin maksimum diprakirakan terjadi di Perairan Palu–Donggala, Perairan Buol, Perairan Tolitoli, serta Perairan Timur Banggai.
Seiring dengan kondisi tersebut, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Perairan Palu–Donggala hingga Teluk Tolo, termasuk Teluk Tomini bagian selatan Parigi Moutong, Perairan Kepulauan Tojo Una-Una, serta Perairan Banggai Laut.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap aktivitas pelayaran. Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter, sementara kapal tongkang berpotensi terdampak jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter. (Nul/Nl)

.jpg)








