- Siap-siap! Ada Pengganti LPG 3 Kg yang Diklaim Lebih Ringan, Harganya Tetap Sama
- Masa Tanggap Darurat Gempa di Sulteng Berakhir, Bantuan untuk Korban Dipastikan Tetap Berjalan
- 428 Gempa Terjadi di Sulteng dalam Sepekan
- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
Lewat Reses di Palupi, Armin Dorong Penguatan Ekonomi Masyarakat

Keterangan Gambar : Anggota DPRD Kota Palu Daerah Pemilihan Palu III Palu Selatan–Tatanga, Armin, hadir dalam kegiatan reses yang di Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Jumat (6/2/2026) malam. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Anggota DPRD Kota Palu Daerah Pemilihan Palu III Palu Selatan–Tatanga, Armin, mendorong penguatan sektor ekonomi masyarakat melalui dukungan bantuan usaha dan pembentukan kelompok usaha bersama dalam kegiatan penjaringan aspirasi masyarakat (reses) yang digelar di Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Jumat (6/2/2026) malam.
Reses caturwulan I masa persidangan tahun 2026 masa jabatan 2024–2029 tersebut diikuti perwakilan warga dari sejumlah kelurahan di wilayah Palu Selatan dan Tatanga, yang menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan ekonomi dan pembangunan lingkungan.
Baca Lainnya :
- Sulteng Alami 116 Gempa Selama Sepekan Terakhir
- Deteksi Dini PJB, Skrining Jantung Anak di Sulteng Menyasar Sekolah Dasar
- Reses di Pantoloan Boya, Rustia Tompo Kawal Penanganan Banjir dan Dorong Infrastruktur Strategis
- Pemprov Sulteng Dorong Vaname Jadi Penopang Perikanan Budidaya
- Ramai di Akhir Tahun, Penumpang Pesawat di Sulteng Tembus 107 Ribu Orang
Armin menyebut, dorongan terhadap perbaikan ekonomi masyarakat menjadi fokus utama dalam reses tersebut, seiring dengan kebutuhan warga untuk mengembangkan usaha kecil agar lebih berdaya saing.
“Rata-rata ini ke perbaikan ekonomi, yaitu bantuan modal usaha, pembentukan Kelompok Usaha Bersama, supaya mereka bisa dibantu dari segi perawatan, ataupun nanti mungkin tenda,” ujarnya diwawancarai media ini usai reses.
Menurutnya, aspirasi terkait sarana dan prasarana masih disampaikan warga, namun jumlahnya relatif terbatas dibandingkan permintaan dukungan ekonomi.
“Kalau untuk sarana dan prasarana mungkin satu dua,” katanya.
Ia menjelaskan, reses tersebut merupakan forum gabungan dari beberapa kelurahan di Daerah Pemilihan Palu III, sehingga aspirasi yang masuk mencerminkan kebutuhan lintas wilayah.
“Baru malam hari ini ada beberapa kelurahan yang masuk ini gabungan, Kelurahan Petobo, Kelurahan Palupi sendiri, Pengawu juga ada, Duyu juga ada, Birobuli Utara juga ada,” ujarnya.
Terkait pokok-pokok pikiran (pokir), Armin menyebut bahwa selama periode sebelumnya, kebutuhan dasar masyarakat seperti jalan, drainase, tenda, hingga bantuan modal usaha telah diupayakan secara bertahap.
“Kalau pokir ya jalan, saluran (drainase), tenda, bantuan modal usaha, itu sudah semua saya penuhi kemarin,” katanya.
Ia mengakui masih terdapat sejumlah aspirasi yang belum terealisasi sepenuhnya dan akan diperjuangkan secara bertahap dalam masa jabatan berjalan.
“Cuma masih ada juga yang belum, nanti saya bilang bertahap, karena reses ini kan mau ada sampai 2029,” ujarnya.
Armin menegaskan, ke depan pengawalan aspirasi akan lebih difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sektor usaha kecil dan menengah.
“Karena tujuan saya untuk sarana dan prasarana rata-rata sudah hampir semua saya penuhi karena saya sudah tiga periode, tinggal ini untuk perbaikan ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia berharap, bantuan modal usaha yang diberikan dapat membantu pelaku usaha kecil berkembang dan meningkatkan taraf hidup keluarga.
“Makanya kebanyakan saya minta itu bantuan modal usaha, supaya mereka lebih sejahtera, yang tadinya usahanya kecil bisa naik ke menengah,” pungkasnya. (Rul/Nl)



.jpg)






