- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Warga Sausu Temukan Senpi Rakitan Tertimbun Tanah

Keterangan Gambar : Satu pucuk senjata api rakitan laras pendek ditemukan warga saat kerja bakti penimbunan jalan perkebunan, Jumat (3/10/2025). (Foto: Humas Polda Sulteng)
Likeindonesia.vom, Parigi Moutong – Warga Desa Sausu Torono, Kecamatan Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, menemukan satu pucuk senjata api rakitan laras pendek saat kerja bakti penimbunan jalan perkebunan, Jumat (3/10/2025).
Benda tersebut terbungkus kain hitam dan diduga sudah lama tertimbun di dalam tanah.
Baca Lainnya :
- Polda Sulteng Perpanjang Operasi Madago Raya Tahap IV, 256 Personel Diterjunkan
- Tambang Ilegal Jadi Sorotan Wabup Parigi Moutong di Tengah Merebaknya Kasus Malaria
- Dedikasi Bripka Haruk Evakuasi Warga Sakit di Parimo, Lewati Jalur Curam Demi Sampai ke Puskesmas
- Akses Jalan Kebun Kopi Kilometer 8 Kembali Lancar Pasca Longsor
- Per 11 September, Kasus Malaria di Parigi Moutong Tembus 190
Penemuan itu sempat mengundang perhatian warga sebelum akhirnya dilaporkan ke aparat.
Kasubsatgas Humas Satgas IV Banops Madago Raya, Iptu Rianto Hilian, menjelaskan senjata rakitan itu ditemukan ketika warga mengambil material tanah menggunakan alat berat.
“Penemuan bermula ketika warga mengambil material tanah dari sungai kecil dan pinggiran gunung untuk menimbun jalan. Saat material digunakan, warga melihat bungkusan kain hitam yang sudah berlumut dan bercampur tanah,” kata Rianto dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/10/2025).
Seorang warga berinisial WHN membuka bungkusan tersebut di depan warga lainnya.
Dari dalamnya, ditemukan satu pucuk senjata api rakitan, satu butir peluru revolver, dan satu butir peluru SS1.
Mengetahui isi bungkusan itu, warga langsung menghubungi aparat kepolisian.
Tak lama kemudian, personel Satgas Madago Raya tiba di lokasi untuk menerima penyerahan barang bukti.
“Barang bukti berupa senjata api rakitan beserta dua butir peluru sudah diamankan oleh personel dan dibawa ke Posko Satgas Operasi Madago Raya,” jelas Rianto.
Ia menambahkan, senjata api tersebut diperkirakan sudah tertimbun lima hingga enam tahun, terlihat dari kondisi kain pembungkus yang rapuh dan berlumut.
“Partisipasi masyarakat sangat penting untuk menjaga keamanan wilayah. Penemuan ini menjadi bukti adanya kesadaran warga dalam membantu aparat,” ujarnya.
Rianto juga mengimbau masyarakat tetap waspada serta segera melapor jika menemukan benda berbahaya atau aktivitas mencurigakan di lingkungannya. (Rul/Nl)










