- 76 Konflik Agraria Tercatat di Sulteng, Pemprov Gandeng KPK dan ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi
- Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bakal Ditanggung APBN Selama Dua Tahun
- Mulai 3 Agustus, Pemprov Sulteng Berlakukan Bebas Denda dan Diskon Pokok PKB 50 Persen
- Siap-Siap! Kompor Listrik Gratis Bakal Dibagikan Mulai 2027
- Peneliti Muda Dorong Pengusulan Tradisi Lisan Nompaova sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
- Diduga Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Morowali
- 12 Wisatawan yang Hilang Kontak di Teluk Tomini Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Ampana
- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
Dedikasi Bripka Haruk Evakuasi Warga Sakit di Parimo, Lewati Jalur Curam Demi Sampai ke Puskesmas

Keterangan Gambar : Bripka Abd Haruk bersama warga mengevakuasi warga Dusun Bulog, Desa Bamba Siang, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong. (Foto: IST)
Likeindonesia.com, Parigi Moutong – Aksi heroik dilakukan Bripka Abd Haruk, Bhabinkamtibmas Desa Bambasiang, Polsek Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, saat membantu evakuasi seorang warga Dusun Bulog yang mengalami sakit parah.
Dalam video yang dibagikan Bidhumas Polda Sulawesi Tengah, pada Jumat (26/9/2025), Bripka Abd Haruk menyebut akses jalan menuju puskesmas sangat sulit ditempuh.
Baca Lainnya :
- Akses Jalan Kebun Kopi Kilometer 8 Kembali Lancar Pasca Longsor
- Per 11 September, Kasus Malaria di Parigi Moutong Tembus 190
- Gempa 4,8 SR Guncang Parigi Moutong, Terasa Hingga Palu dan Poso
- Inisiasi Kemah di Desa Taipa Obal, Fathur Razaq Satukan Pemuda dan Masyarakat
- Buronan Pencuri Uang Alfamidi Ampibabo Tak Berkutik Saat Disergap Polisi di Kota Palu
“Mau bawa orang sakit ke puskesmas. Jalannya kurang lebih 3 jam kalau jalan kaki,” ujarnya.
Dengan peralatan sederhana, ia bersama sejumlah warga memikul pasien melintasi hutan dan jalur curam.
Perjalanan itu memakan waktu sekitar empat jam hingga akhirnya tiba di puskesmas terdekat.
Aksi tersebut menunjukkan, polisi hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sebagai penolong di tengah masyarakat. (Nul/Nl)










