- 76 Konflik Agraria Tercatat di Sulteng, Pemprov Gandeng KPK dan ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi
- Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bakal Ditanggung APBN Selama Dua Tahun
- Mulai 3 Agustus, Pemprov Sulteng Berlakukan Bebas Denda dan Diskon Pokok PKB 50 Persen
- Siap-Siap! Kompor Listrik Gratis Bakal Dibagikan Mulai 2027
- Peneliti Muda Dorong Pengusulan Tradisi Lisan Nompaova sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
- Diduga Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Morowali
- 12 Wisatawan yang Hilang Kontak di Teluk Tomini Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Ampana
- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
Akses Jalan Kebun Kopi Kilometer 8 Kembali Lancar Pasca Longsor

Keterangan Gambar : Akses jalan di Kilometer 8 Kebun Kopi bisa dilalui kendaraan pada Selasa (16/9/2025). (Foto: Facebook Nur Andin/Tangkapan layar)
Likeindonesia.com, PARIMO - Kondisi jalan di Kilometer 8 Kebun Kopi, Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berangsur membaik pada Selasa (16/9/2025).
Dalam sebuah video yang dibagikan akun Facebook Nur Andin, terlihat arus lalu lintas kini mulai kembali lancar. Kendaraan roda dua maupun roda empat sudah dapat melintas tanpa hambatan.
Baca Lainnya :
- Per 11 September, Kasus Malaria di Parigi Moutong Tembus 190
- Gempa 4,8 SR Guncang Parigi Moutong, Terasa Hingga Palu dan Poso
- Inisiasi Kemah di Desa Taipa Obal, Fathur Razaq Satukan Pemuda dan Masyarakat
- Buronan Pencuri Uang Alfamidi Ampibabo Tak Berkutik Saat Disergap Polisi di Kota Palu
- Dua Mantan Perangkat Desa di Parimo Ditahan, Diduga Selewengkan Dana Rp384 Juta
"Info, akses jalan kebun kopi sdh bisa dilalui kendaraan," tulis Nur Andin dalam keterangan unggahannya, dikutip Selasa (16/9/2025).
Sebelumnya, jalan tersebut sempat tertutup material longsor sepanjang kurang lebih 500 meter pada Jumat (12/9/2025).
Peristiwa itu menyebabkan empat sepeda motor dan empat mobil terjebak, sehingga akses vital di jalur tersebut sempat tersendat. (Bim/Nl)










