- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Wakapolda Sulteng Tegaskan Larangan Pungli Saat Operasi Zebra Tinombala 2025

Keterangan Gambar : Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf. (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Operasi Zebra Tinombala 2025 resmi dimulai di Sulawesi Tengah.
Dalam apel gelar pasukan yang berlangsung di Lapangan Polda Sulteng, Senin (17/11/2025), Wakapolda Sulteng, Brigjen Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, menegaskan komitmen jajarannya untuk menjaga ketertiban berlalu lintas sekaligus memastikan tidak ada ruang bagi praktik pungutan liar di lapangan.
Baca Lainnya :
- Operasi Zebra Tinombala 2025 Dimulai, Roda Dua Jadi Prioritas Penindakan
- 62.969 Pekerja Rentan di Sulteng Kini Dilindungi Jamsostek 2025
- Jejak Briptu Yuli Setyabudi: Hilang 3 Bulan, Tinggalkan Kasus Penggelapan Mobil
- Disdik Sulteng Tegaskan Gerakan Stop Perundungan di Sekolah
- Palu Barat Jadi Pilot Project Nasional, Angka Stunting Turun Signifikan Lewat Program Genting
Helmi menuturkan, operasi ini menjadi bagian dari persiapan menuju Operasi Lilin.
Karena itu, masyarakat diminta mematuhi aturan berkendara demi keselamatan bersama.
“Intinya kegiatan ini untuk mengajak masyarakat lebih tertib sebelum Operasi Lilin. Jangan berkendara dalam keadaan mabuk, jangan pakai handphone, pakai sabuk pengaman, dan jangan gunakan knalpot bogar,” tegas Brigjen Pol Helmi dihadapan awak media usai apel, Senin (17/11) pagi.
Ia juga mengingatkan soal larangan penggunaan bak terbuka untuk mengangkut penumpang karena dapat membahayakan keselamatan.
Untuk penindakan, Wakapolda memastikan bahwa seluruh pelanggaran akan diproses melalui mekanisme elektronik.
“Kalau ada yang nakal, kita tilang secara elektronik. Tidak ada lagi kegiatan tilang manual,” katanya.
Helmi juga meminta masyarakat maupun media mengawasi kinerja personel. Bila ditemukan adanya oknum yang melakukan pungli, ia meminta hal itu segera dilaporkan.
“Kalau ada model begitu (pungli, red) , lapor saya. Hari itu juga saya tindak. Polda Sulteng bukan tempat bagi orang-orang yang suka pungli. Kalau mau pungli, keluar dari Polda Sulteng,” tegasnya.
Total 728 personel dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait diterjunkan dalam operasi tersebut.
Wakapolda berharap publik ikut mendukung melalui edukasi dan sosialisasi.
“Kasih tahu masyarakat bahwa ada operasi ini. Mari sama-sama sukseskan Operasi Zebra Tinombala 2025,” ujarnya.
Operasi Zebra tahun ini mengangkat tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin Tahun 2025”, yang menitikberatkan pada terciptanya lalu lintas yang kondusif serta penurunan angka pelanggaran dan kecelakaan menjelang Natal dan Tahun Baru. (Rul/Nl)










