- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
Sulteng Masuk Daerah Terbaik Pengendalian Inflasi di Sulawesi, Dapat Insentif Rp2 Miliar

Keterangan Gambar : Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menerima penghargaan langsung dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. (Foto : Humas Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mencatatkan prestasi di tingkat nasional dengan berhasil masuk sebagai daerah terbaik dalam pengendalian inflasi di Regional Sulawesi dan memperoleh insentif fiskal sebesar Rp2 miliar dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Penghargaan tersebut diberikan dalam Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi yang digelar Kemendagri di Hotel Claro, Kendari, Jumat (29/5/2026).
Baca Lainnya :
- Palu dan Morowali Masuk Daerah Tujuan Migrasi Tertinggi di Sulteng
- Pusat Medis Modern di Cina Jadi Inspirasi Pengembangan Kesehatan di Sulteng
- Komisi II DPR RI Minta Kebijakan Bank Tanah di Lembah Napu Ditinjau Ulang
- 62 Pasangan di Palu Kini Punya Legalitas Resmi Usai Ikut Isbat Nikah Massal
- Ribuan Calon Jemaah Haji Sulteng Mulai Diberangkatkan ke Tanah Suci
Dalam ajang tersebut, Sulawesi Tengah meraih penghargaan Terbaik II Kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Provinsi. Penghargaan diterima langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid.
Selain penghargaan, Pemprov Sulteng juga menerima insentif fiskal sebesar Rp2 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan pemerintah pusat terus mendorong peningkatan kinerja pemerintah daerah melalui sistem penghargaan dan pemberian insentif.
“Kalau daerah kecil dipaksa bertanding dengan daerah APBD puluhan triliun tentu berat. Maka kami buat sistem regional agar kompetisinya lebih seimbang,” ujar Tito Karnavian.
Menurut Tito, pada tahun 2026 pemerintah menyiapkan anggaran insentif fiskal sebesar Rp1 triliun yang diberikan kepada daerah dengan kinerja terbaik di seluruh Indonesia. Penilaian dilakukan berdasarkan enam regional, yakni Sulawesi, Sumatra, Jawa-Bali, Kalimantan, Papua, serta Nusa Tenggara-Maluku.
Adapun indikator penilaian meliputi pengendalian inflasi, creative financing, penanggulangan kemiskinan dan stunting, serta penurunan angka pengangguran.
Capaian ini menunjukkan keberhasilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Penghargaan tersebut juga menjadi bukti kolaborasi berbagai pihak dalam mengendalikan inflasi serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (nul)










