- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
- Pemprov Sulteng Siapkan Pembangunan SMKN 1 Batui, 80 Siswa Dipastikan Tetap Lanjut Sekolah
- Kabar Baik, Kabut Asap di Sulawesi Diprediksi Berkurang 5 Hari ke Depan, Ada Pengaruh Siklon Champi
Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo

Keterangan Gambar : Seorang perempuan berinisial AFM (29) ditemukan meninggal dunia di kamar kos kawasan eks lokalisasi Tondo, Lorong 2, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Selasa (20/10/2026). (Foto: Humas Polresta Palu)
Likeindonesia.com, PALU - Seorang perempuan berinisial AFM (29) ditemukan meninggal dunia di kamar kos kawasan eks lokalisasi Tondo, Lorong 2, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Selasa (20/10/2026). Korban diketahui telah dua hari tidak berangkat kerja sebelum ditemukan.
Kapolresta Palu Kombes Pol Hari Rosena melalui Kasat Reskrim Polresta Palu AKP Ismail Bobby mengatakan, penemuan korban bermula saat seorang saksi mendatangi kamar kosnya sekitar pukul 10.30 WITA untuk memanggil korban.
Baca Lainnya :
- Ratusan Siswa Siap Ikuti KBM di Sekolah Rakyat Sulteng Akhir Juli
- Polda Sulteng Jadwalkan Pemeriksaan Para Leader OMC Wilayah Pekan Ini
- Kampanye Stop Perkawinan Usia Anak di Palu, Anak-Anak Serukan Pentingnya Lindungi Masa Depan
- Aksi Kejahatan Tak Mengenal Waktu, Warga Kota Palu Jadi Korban Pembusuran
- Jatam Sulteng Adukan Tambang Ilegal Poboya ke Komnas HAM Sulteng, Desak Penegakan Hukum Serius
Namun, setelah mengetuk pintu beberapa kali, saksi tidak mendapat jawaban. Saksi kemudian mengintip melalui jendela dan melihat korban dalam posisi berbaring miring di dalam kamar.
Saksi selanjutnya meminta bantuan seorang pria bernama Rahmat untuk mendobrak pintu. Setelah berhasil masuk, mereka mendapati korban sudah tidak bernapas dengan kondisi mulut berbusa.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban sehari sebelumnya masih sempat keluar untuk membuang sampah. Korban juga diketahui sering mengeluhkan batuk dan sakit pada bagian dada,” ujarnya, Kamis (22/10/2026).
Saksi menyebutkan, korban telah dua hari tidak bekerja. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Bhabinkamtibmas dan Polsek Mantikulore. Kapolsek Mantikulore Iptu Andi Rampewali bersama Wakapolsek Mantikulore Ipda Wahyudi dan personel piket mendatangi lokasi setelah menerima laporan masyarakat.
Tim Identifikasi Polresta Palu tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 11.30 WITA untuk melakukan olah TKP, mendokumentasikan lokasi, serta mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sejumlah barang berharga, termasuk telepon genggam, dompet, dan uang, juga masih berada di tempat kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans Rumah Sakit Bhayangkara sekitar pukul 12.00 WITA.
Hingga laporan awal disampaikan, penyebab pasti kematian AFM belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. (nul)









