- 8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una
- Tips Memilih Restoran untuk Makan Bersama Saat di Pusat Perbelanjaan
- Dua Hari Tak Berangkat Kerja, Perempuan 29 Tahun Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tondo
- Jemaah Haji Sulteng Diusulkan Tak Lagi Menginap di Balikpapan pada 2027
- Hampir 4 Ribu Orang di Sulteng Tercatat Positif HIV, Hanya 57 Persen Jalani Pengobatan
- Jaga Kelestarian Ikan Endemik, DKP Sulteng Minta Penebaran Nila di Danau Poso Dievaluasi
- Awal Musim Hujan di Indonesia Tak Serentak, Sulteng Masuk Daerah yang Mulai Hujan Oktober
- Sulteng Jadi Tuan Rumah Tanwir Muhammadiyah, Presiden Prabowo Diagendakan Hadir
- Muhammadiyah Tekankan Karhutla Tak Boleh Dinormalisasi sebagai Bencana Tahunan
- Festival Tende Ditunda, Rencana Tabligh Akbar sebagai Pengganti Disambut Baik Wamenag
8 Tahun Dikira Meninggal akibat Tsunami Palu, Jumaidin Tiba-tiba Pulang ke Kampung di Tojo Una-Una

Keterangan Gambar : Jumaidin, bertemu dengan sang kakak setelah 8 tahun dikira meninggal dunia akibat Tsunami di Kota Palu tahun 2018. (Foto: Nia Naura/Facebook)
Likeindonesia.com, TOJO UNA-UNA - Seorang pemuda bernama Jumaidin yang dikabarkan meninggal dunia akibat bencana tsunami Palu pada 2018 lalu, ternyata masih hidup dan kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah.
Kisah tersebut dibagikan oleh akun Facebook Nia Naura, yang menyebut Jumaidin telah pulang ke Desa Bongka Makmur, Kecamatan Ulubongka, sekitar dua minggu sebelum unggahan pada Rabu (21/10/2026).
Baca Lainnya :
- Polda Sulteng Jadwalkan Pemeriksaan Para Leader OMC Wilayah Pekan Ini
- Operasi Patuh Tinombala 2025 Dimulai, 729 Personel Dikerahkan untuk Tertib Lalu Lintas di Sulteng
- Hari Pajak Nasional 2025, Anwar Hafid Ajak Warga: Mari Berani Bayar Pajak
- Sulteng Kembali Tembus Final Indonesia Derby 2025 Lewat Tangan Pelatih Edo Apriansyah
- Sepekan Tak Pulang, Dua Nelayan Laulalang Tolitoli Dalam Pencarian
Dalam unggahannya, Nia mengungkapkan bahwa keluarga sempat mengira Jumaidin telah meninggal dunia setelah hilang saat bencana Palu pada 2018. Bahkan, keluarga disebut telah membuat akta kematian dan berusaha mengikhlaskan kepergiannya.
Namun, keluarga justru dikejutkan dengan kepulangan Jumaidin yang ternyata masih hidup.
“Inilah sosok adik yang hilang, tragedi tsunami di Kota Palu tahun 2018 lalu, dan sudah dinyatakan meninggal, dan keluar akte kematiannya, dan sekeluarga besar sudah mengikhlaskannya,” tulis Nia dalam unggahannya.
Ia juga mengungkapkan rasa terkejut keluarganya saat Jumaidin tiba-tiba kembali ke kampung halaman.
“Dua minggu yang lalu dia pulang ke kampungnya Bongka Makmur. Masya Allah, kagetnya kami sekeluarga karena dia masih hidup,” lanjutnya.
Kisah Jumaidin menjadi harapan bagi keluarga lain yang masih kehilangan anggota keluarganya sejak bencana Palu pada 2018. Sebagian korban yang hilang hingga kini belum diketahui keberadaannya.
Melalui unggahannya, Nia turut mendoakan keluarga yang masih menanti kepulangan anggota keluarganya.
“Buat yang sama keluarga yang hilang tragedi tahun 2018 di Kota Palu lalu, yang belum ditemukan jasadnya, semoga masih hidup dan pulang dalam keadaan selamat. Allahumma amin,” tulisnya. (nul)









