- Indonesia Dipilih Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
- BMKG Catat 166 Gempa di Sulteng pada Pekan Terakhir Juli
- MUI Usul Koruptor Boleh Dijatuhi Hukuman Mati
- 76 Konflik Agraria Tercatat di Sulteng, Pemprov Gandeng KPK dan ATR/BPN Perkuat Pencegahan Korupsi
- Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Bakal Ditanggung APBN Selama Dua Tahun
- Mulai 3 Agustus, Pemprov Sulteng Berlakukan Bebas Denda dan Diskon Pokok PKB 50 Persen
- Siap-Siap! Kompor Listrik Gratis Bakal Dibagikan Mulai 2027
- Peneliti Muda Dorong Pengusulan Tradisi Lisan Nompaova sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia
- Diduga Curi Motor, Pria Asal Sinjai Tewas Dikeroyok Massa di Morowali
- 12 Wisatawan yang Hilang Kontak di Teluk Tomini Ditemukan Selamat, Dievakuasi ke Ampana
PLN Pulihkan Jaringan Listrik Terdampak Banjir dan Longsor di Sekitar GI Tawaeli

Keterangan Gambar : Seorang teknisi memperbaiki gardu listrik. (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Donggala – Banjir dan tanah longsor akibat hujan berintensitas tinggi mengganggu pasokan listrik di sekitar Gardu Induk (GI) Tawaeli, Sulawesi Tengah.
Gangguan tersebut berdampak pada puluhan ribu pelanggan di sejumlah wilayah.
Baca Lainnya :
- WALHI Sulteng Soroti Banjir Donggala, Tata Ruang Dinilai Rusak
- Sekuriti Toko Bintang Gasak Brankas Tempatnya Bekerja, Polisi Tangkap Pelaku
- Wakil Ketua MPR Terima Audiensi Kepala Daerah se-Sulteng, Pastikan Manfaat Program Sampai ke Rakyat
- YTM Soroti Kecelakaan Kerja Berulang di IMIP Meski Bulan K3 Diperingati
- Polisi Ungkap Hasil Penyidikan Kematian AS di Palu, Autopsi Pastikan Serangan Jantung
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu mencatat, gangguan listrik terjadi pada sekitar 21.826 pelanggan, dengan estimasi energi listrik yang tidak tersalurkan mencapai sekitar 20 megawatt.
Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Sindue, Labuan, Tanantovea, dan Tawaeli.
Secara teknis, banjir dan longsor menyebabkan kerusakan pada infrastruktur kelistrikan.
Sedikitnya 230 unit trafo distribusi serta enam penyulang mengalami gangguan.
Kondisi tersebut membuat pemulihan pasokan listrik dilakukan secara bertahap menyesuaikan tingkat kerusakan dan kondisi lapangan.
Manajer PLN UP3 Palu, Ansar, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan darurat untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik di wilayah terdampak.
“Kami langsung melakukan langkah-langkah penanganan darurat dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mempercepat proses recovery jaringan, khususnya di wilayah sekitar Gardu Induk Tawaeli dan daerah-daerah terdampak lainnya,” ujar Ansar.
Menurut Ansar, proses pemulihan dilakukan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja, mengingat kondisi lapangan masih dipengaruhi banjir dan longsor.
“Dalam kondisi lapangan yang cukup berat akibat banjir dan longsor, kami menekankan agar seluruh pekerjaan dilakukan sesuai prosedur K3. Keselamatan petugas adalah prioritas utama, dan saya mengapresiasi dedikasi tim di lapangan yang tetap disiplin menerapkan K3 sambil berupaya memulihkan listrik secepat mungkin,” katanya.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bahaya kelistrikan pascabanjir dan longsor, serta segera melaporkan gangguan atau kondisi berbahaya melalui aplikasi PLN Mobile atau kanal layanan resmi PLN. (Rul/Nl)










