- Jasad Bayi Perempuan Ditemukan di Tumpukan Sampah TPA Kawatuna
- Aktivitas Gempa di Sulteng Kembali Meningkat, Tembus 121 Kejadian dalam Sepekan
- Ketua KONI Sulteng Harap Berani Cup Lahirkan Pemain Nasional dan Internasional
- Gaji PPPK Ditanggung Pusat Mulai 2027, Akbar Supratman: Kabar Baik untuk Sulteng
- Gibran Minta Maaf Usai Siswa Keracunan MBG, Sarankan Bawa Bekal yang Dimasak Ibu
- Ahmad Ali Dorong PSI Donggala Perkuat Struktur dan Solidaritas Menuju Pemilu 2029
- Viral Berdandan hingga Tuai Kritik dari Warganet, Guru SD di Tolitoli Kini Diberhentikan
- Warga Jalan Durian Ditemukan Tewas di Belakang Rumah, Diduga Tersengat Listrik Saat Perbaiki Atap
- Pemerintah Resmi Tetapkan Libur Nasional 2027, Total Ada 26 Hari
- Antisipasi Antrean Solar di Sulteng, Pemprov Dorong Kemudahan Pengisian BBM Truk Kontainer
PLN Pulihkan Jaringan Listrik Terdampak Banjir dan Longsor di Sekitar GI Tawaeli

Keterangan Gambar : Seorang teknisi memperbaiki gardu listrik. (Foto: Ist)
Likeindonesia.com, Donggala – Banjir dan tanah longsor akibat hujan berintensitas tinggi mengganggu pasokan listrik di sekitar Gardu Induk (GI) Tawaeli, Sulawesi Tengah.
Gangguan tersebut berdampak pada puluhan ribu pelanggan di sejumlah wilayah.
Baca Lainnya :
- WALHI Sulteng Soroti Banjir Donggala, Tata Ruang Dinilai Rusak
- Sekuriti Toko Bintang Gasak Brankas Tempatnya Bekerja, Polisi Tangkap Pelaku
- Wakil Ketua MPR Terima Audiensi Kepala Daerah se-Sulteng, Pastikan Manfaat Program Sampai ke Rakyat
- YTM Soroti Kecelakaan Kerja Berulang di IMIP Meski Bulan K3 Diperingati
- Polisi Ungkap Hasil Penyidikan Kematian AS di Palu, Autopsi Pastikan Serangan Jantung
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu mencatat, gangguan listrik terjadi pada sekitar 21.826 pelanggan, dengan estimasi energi listrik yang tidak tersalurkan mencapai sekitar 20 megawatt.
Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Sindue, Labuan, Tanantovea, dan Tawaeli.
Secara teknis, banjir dan longsor menyebabkan kerusakan pada infrastruktur kelistrikan.
Sedikitnya 230 unit trafo distribusi serta enam penyulang mengalami gangguan.
Kondisi tersebut membuat pemulihan pasokan listrik dilakukan secara bertahap menyesuaikan tingkat kerusakan dan kondisi lapangan.
Manajer PLN UP3 Palu, Ansar, mengatakan pihaknya langsung melakukan penanganan darurat untuk mempercepat pemulihan jaringan listrik di wilayah terdampak.
“Kami langsung melakukan langkah-langkah penanganan darurat dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk mempercepat proses recovery jaringan, khususnya di wilayah sekitar Gardu Induk Tawaeli dan daerah-daerah terdampak lainnya,” ujar Ansar.
Menurut Ansar, proses pemulihan dilakukan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja, mengingat kondisi lapangan masih dipengaruhi banjir dan longsor.
“Dalam kondisi lapangan yang cukup berat akibat banjir dan longsor, kami menekankan agar seluruh pekerjaan dilakukan sesuai prosedur K3. Keselamatan petugas adalah prioritas utama, dan saya mengapresiasi dedikasi tim di lapangan yang tetap disiplin menerapkan K3 sambil berupaya memulihkan listrik secepat mungkin,” katanya.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi bahaya kelistrikan pascabanjir dan longsor, serta segera melaporkan gangguan atau kondisi berbahaya melalui aplikasi PLN Mobile atau kanal layanan resmi PLN. (Rul/Nl)










