- Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Pantai Lere, Identitas Korban Belum Diketahui
- Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter
- Palu, Sigi, dan Donggala Jadi Tujuan Wisata Terbanyak di Sulteng
- 35.872 Kopdes Dikebut Rampung Bulan Ini, Siap Beroperasi September
- Akhirnya, Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou Dimulai 6 Agustus
- Suka Rekam Orang Tanpa Izin Buat Konten? Menkomdigi: Bisa Langgar UU PDP
- Masa Transisi Darurat Gempa Sigi Resmi Berakhir, Fokus Penanganan Beralih ke Percepatan Pemulihan
- Pemprov Sulteng Resmi Layangkan Surat Keberatan atas Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027
- Resmi, Harga Pertamax hingga Pertamax Turbo Turun Mulai 1 Agustus
- Pemprov Sulteng Sesalkan Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027, Gubernur: Keputusan Sepihak
Peringatan 1 Muharram di Sulteng, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Daerah

Keterangan Gambar : Jumat Subuh Berkah sekaligus Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (19/6/2026). (Foto: Ro Adpim Pemprov Sulteng)
Likeindonesia.com, PALU – Ribuan jemaah yang terdiri dari ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, serta masyarakat Kota Palu mengikuti doa bersama untuk keselamatan daerah dalam rangka Jumat Subuh Berkah sekaligus Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Salat Subuh berjamaah dan dzikir bersama yang menjadi bagian dari program Berani Berkah melalui gerakan Sulteng Berjamaah dan Sulteng Mengaji.
Baca Lainnya :
- Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Tembus 910 Kali hingga Jumat Pagi
- Korban Jiwa Akibat Gempa M 6,7 di Sigi Bertambah Jadi Tiga Orang
- Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Talise Masih dalam Penyelidikan Polisi
- Lantik Pengurus Baru KONI Palu, Fathur Razaq Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
Sejak pagi, jamaah mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari salat subuh berjamaah, sujud tilawah, dzikir, hingga doa bersama yang berlangsung khusyuk.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan bahwa doa bersama merupakan ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan, perlindungan, dan keberkahan bagi daerah.
Ia juga menyinggung kondisi Sulawesi Tengah yang beberapa waktu terakhir kembali merasakan guncangan gempa sebagai pengingat untuk memperkuat kedekatan kepada Tuhan.
“Kita di Sulawesi Tengah ini sedang diingatkan oleh Allah. Dulu tahun 2018 kita pernah merasakan ujian besar, dan sekarang kembali kita merasakan getaran gempa. Ini menjadi pengingat bahwa kita tidak boleh hanya mengandalkan kekuatan manusia semata, tetapi juga harus terus mendekatkan diri kepada Allah,” ujarnya.
Menurutnya, dalam penyelenggaraan pemerintahan terdapat dua hal utama yang harus diwujudkan, yakni kesejahteraan dan rasa aman bagi masyarakat.
“Dalam ilmu pemerintahan, tugas utama pemerintah itu hanya dua, menghadirkan kesejahteraan dan rasa aman bagi masyarakat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, dalam tausiyahnya menekankan bahwa dzikir bukan hanya aktivitas lisan, tetapi juga kesadaran spiritual untuk menghadirkan ketenangan dalam menghadapi ujian kehidupan, termasuk bencana.
Ia menyebut, ketenangan batin menjadi kebutuhan penting di tengah berbagai situasi yang dihadapi masyarakat saat ini.
“Dengan banyak mengingat Allah, maka hati akan menjadi tenang. Ketenangan itulah yang saat ini sangat dibutuhkan manusia, terlebih ketika kita sedang menghadapi ujian, termasuk musibah gempa yang menguji keimanan dan kesabaran kita bersama,” katanya.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di tingkat provinsi, tetapi dapat diadopsi seluruh pemerintah kabupaten dan kota sebagai gerakan bersama membangun Sulawesi Tengah yang aman, sejahtera, religius, dan penuh keberkahan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Nasri Sulaeman, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Zullikar Tanjung, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Arnila Hj. Moh. Ali, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, Ketua Majelis Subuh Berkah, para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta ribuan jamaah dari berbagai elemen masyarakat Kota Palu. (nul)



.jpg)






