Peringatan 1 Muharram di Sulteng, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Daerah

By Inul Irfani 19 Jun 2026, 13:17:37 WIB Daerah
Peringatan 1 Muharram di Sulteng, Ribuan Jemaah Panjatkan Doa untuk Keselamatan Daerah

Keterangan Gambar : Jumat Subuh Berkah sekaligus Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (19/6/2026). (Foto: Ro Adpim Pemprov Sulteng)


Likeindonesia.com, PALU – Ribuan jemaah yang terdiri dari ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, serta masyarakat Kota Palu mengikuti doa bersama untuk keselamatan daerah dalam rangka Jumat Subuh Berkah sekaligus Peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Jumat (19/6/2026).


Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Salat Subuh berjamaah dan dzikir bersama yang menjadi bagian dari program Berani Berkah melalui gerakan Sulteng Berjamaah dan Sulteng Mengaji.

Baca Lainnya :


Sejak pagi, jamaah mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari salat subuh berjamaah, sujud tilawah, dzikir, hingga doa bersama yang berlangsung khusyuk.


Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menyampaikan bahwa doa bersama merupakan ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan, perlindungan, dan keberkahan bagi daerah.


Ia juga menyinggung kondisi Sulawesi Tengah yang beberapa waktu terakhir kembali merasakan guncangan gempa sebagai pengingat untuk memperkuat kedekatan kepada Tuhan.


“Kita di Sulawesi Tengah ini sedang diingatkan oleh Allah. Dulu tahun 2018 kita pernah merasakan ujian besar, dan sekarang kembali kita merasakan getaran gempa. Ini menjadi pengingat bahwa kita tidak boleh hanya mengandalkan kekuatan manusia semata, tetapi juga harus terus mendekatkan diri kepada Allah,” ujarnya.


Menurutnya, dalam penyelenggaraan pemerintahan terdapat dua hal utama yang harus diwujudkan, yakni kesejahteraan dan rasa aman bagi masyarakat.


“Dalam ilmu pemerintahan, tugas utama pemerintah itu hanya dua, menghadirkan kesejahteraan dan rasa aman bagi masyarakat,” tuturnya.


Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah, Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, dalam tausiyahnya menekankan bahwa dzikir bukan hanya aktivitas lisan, tetapi juga kesadaran spiritual untuk menghadirkan ketenangan dalam menghadapi ujian kehidupan, termasuk bencana.


Ia menyebut, ketenangan batin menjadi kebutuhan penting di tengah berbagai situasi yang dihadapi masyarakat saat ini.


“Dengan banyak mengingat Allah, maka hati akan menjadi tenang. Ketenangan itulah yang saat ini sangat dibutuhkan manusia, terlebih ketika kita sedang menghadapi ujian, termasuk musibah gempa yang menguji keimanan dan kesabaran kita bersama,” katanya.


Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berharap kegiatan serupa tidak hanya dilaksanakan di tingkat provinsi, tetapi dapat diadopsi seluruh pemerintah kabupaten dan kota sebagai gerakan bersama membangun Sulawesi Tengah yang aman, sejahtera, religius, dan penuh keberkahan.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Nasri Sulaeman, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah Zullikar Tanjung, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Arnila Hj. Moh. Ali, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Novalina, Ketua Majelis Subuh Berkah, para pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta ribuan jamaah dari berbagai elemen masyarakat Kota Palu. (nul)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.