- Kursi Menteri hingga Kapolri Berganti, Ini Daftar Reshuffle Terbaru yang Dilantik Prabowo
- Keren! Band Metal Asal Palu Ini Selipkan Bahasa Kaili hingga Gimba di Album Devastation Manifest
- Bangkep Diguncang Dua Kali Gempa Magnitudo 4,7, Tercatat di Sekitar Sesar Balantak
- Mulai 2027, Pajak Penghasilan Pekerja Bergaji di Bawah Rp10 Juta Ditanggung Pemerintah
- Mengurus Rumah Bukan Cuma Urusan Ibu, BPS Catat Ada 35 Ribu Bapak Rumah Tangga di Sulteng
- Tim SAR Selamatkan Remaja Perempuan dari Atas Tower PLN di Tipo
- UMKM Sulteng Mulai Didorong Go Global, Gerakan 1.000 Pelaku Usaha Ekspor Resmi Dideklarasikan
- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter

Keterangan Gambar : Seorang karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (UKK) yang dilaporkan jatuh dari tongkang di Pelabuhan Jetty, Morowali Utara, berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Rabu (5/8/2026). (Foto: Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu)
Likeindonesia.com, MORUT - Seorang karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (PT UKK) yang dilaporkan hilang usai terjatuh dari tongkang di Pelabuhan Jetty, Desa Ganda-Ganda, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Rabu (5/8/2026).
Korban diketahui bernama Supriadi (35) dan ditemukan di kedalaman sekitar 15 meter setelah Tim SAR melakukan pencarian menggunakan Aqua Eye dan penyelaman.
Baca Lainnya :
- Sulteng Dapat Alokasi Rp356 Miliar untuk Cetak Sawah Rakyat Seluas 10 Ribu Hektare
- Warga Tolitoli Ramai-ramai Jadi Penambang di Pantai Tinabogan, Benarkah Ada Emas?
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
- Warung Makan Mas Joko di Pasigala Kompak Naikkan Harga Mulai 7 Juli
- Pongko Dero Merapat! Dero Massal HUT Bhayangkara ke-79 Goyang Heboh, Hadiah Menanti!
Kepala Sub Seksi Operasi dan SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Rusmadi, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 11.30 Wita dalam kondisi meninggal dunia.
“Pada pukul 11.30 local time, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, yaitu pada kedalaman 15 meter,” ujar Rusmadi.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Petasia sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai,” tutup Rusmadi.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang telah terlibat dalam proses pencarian. (nul)










