- Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter
- Palu, Sigi, dan Donggala Jadi Tujuan Wisata Terbanyak di Sulteng
- 35.872 Kopdes Dikebut Rampung Bulan Ini, Siap Beroperasi September
- Akhirnya, Penerbangan Internasional Perdana Palu–Guangzhou Dimulai 6 Agustus
- Suka Rekam Orang Tanpa Izin Buat Konten? Menkomdigi: Bisa Langgar UU PDP
- Masa Transisi Darurat Gempa Sigi Resmi Berakhir, Fokus Penanganan Beralih ke Percepatan Pemulihan
- Pemprov Sulteng Resmi Layangkan Surat Keberatan atas Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027
- Resmi, Harga Pertamax hingga Pertamax Turbo Turun Mulai 1 Agustus
- Pemprov Sulteng Sesalkan Pencabutan Status Tuan Rumah FORNAS 2027, Gubernur: Keputusan Sepihak
- Indonesia Dipilih Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Karyawan Hilang Usai Jatuh dari Tongkang di Morowali Utara Ditemukan di Kedalaman 15 Meter

Keterangan Gambar : Seorang karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (UKK) yang dilaporkan jatuh dari tongkang di Pelabuhan Jetty, Morowali Utara, berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Rabu (5/8/2026). (Foto: Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu)
Likeindonesia.com, MORUT - Seorang karyawan PT Usaha Kita Kinerja Utama (PT UKK) yang dilaporkan hilang usai terjatuh dari tongkang di Pelabuhan Jetty, Desa Ganda-Ganda, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, akhirnya berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Rabu (5/8/2026).
Korban diketahui bernama Supriadi (35) dan ditemukan di kedalaman sekitar 15 meter setelah Tim SAR melakukan pencarian menggunakan Aqua Eye dan penyelaman.
Baca Lainnya :
- Sulteng Dapat Alokasi Rp356 Miliar untuk Cetak Sawah Rakyat Seluas 10 Ribu Hektare
- Warga Tolitoli Ramai-ramai Jadi Penambang di Pantai Tinabogan, Benarkah Ada Emas?
- Setelah Gempa 3,5 SR, Palu Kembali Digoyang Gempa 3,2 SR
- Warung Makan Mas Joko di Pasigala Kompak Naikkan Harga Mulai 7 Juli
- Pongko Dero Merapat! Dero Massal HUT Bhayangkara ke-79 Goyang Heboh, Hadiah Menanti!
Kepala Sub Seksi Operasi dan SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Rusmadi, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 11.30 Wita dalam kondisi meninggal dunia.
“Pada pukul 11.30 local time, Tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, yaitu pada kedalaman 15 meter,” ujar Rusmadi.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Petasia sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
“Dengan ditemukannya korban, Operasi SAR resmi dinyatakan selesai,” tutup Rusmadi.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR yang telah terlibat dalam proses pencarian. (nul)


.jpg)






