- Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Talise Masih dalam Penyelidikan Polisi
- Lantik Pengurus Baru KONI Palu, Fathur Razaq Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
- Hingga Rabu Malam, Total Gempa Susulan M 6,7 Tembus 612 Kali
- Sumber Air Tertutup Longsor Pascagempa, Gubernur Sulteng Pastikan Kebutuhan Warga di Sigi Terpenuhi
- Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
- Hingga Pukul 05.30 WITA, Gempa Susulan Pascagempa M 6,7 Capai 419 Kali
- BMKG Laporkan 177 Gempa Susulan hingga Pukul 20.00 WITA, 70 Kali Dirasakan Warga
- BPJN Sulteng Pastikan Sejumlah Jembatan di Palu hingga Jalan Kebun Kopi Aman Pascagempa M 6,7
Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Talise Masih dalam Penyelidikan Polisi

Keterangan Gambar : Penemuan mayat tanpa identitas di kawasan Pantai Penggaraman, Talise, Kota Palu. (Foto: Humas Polresta Palu)
Likeindonesia.com, PALU – Penemuan sesosok mayat tanpa identitas di kawasan Pantai Penggaraman, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
Jasad tersebut ditemukan di bibir pantai pada Rabu (17/6/2026) sore, dan hingga kini identitas korban belum diketahui.
Baca Lainnya :
- Lantik Pengurus Baru KONI Palu, Fathur Razaq Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
- Hingga Pukul 05.30 WITA, Gempa Susulan Pascagempa M 6,7 Capai 419 Kali
- BMKG Laporkan 177 Gempa Susulan hingga Pukul 20.00 WITA, 70 Kali Dirasakan Warga
Kapolresta Palu, Kombes Pol. Heri Rosena, melalui Kapolsek Mantikulore Iptu Andi Rampewali menjelaskan, penemuan mayat bermula saat seorang warga bernama Faulus (56) sedang mencari ikan menggunakan pukat di sekitar pantai sejak pukul 12.00 Wita.
Sekitar pukul 16.40 Wita, dua anak yang berada di lokasi berteriak memberitahukan adanya mayat di tepi pantai.
Mendengar informasi tersebut, seorang warga Lk. Faulus segera mendatangi lokasi dan menemukan sesosok mayat yang telah mengalami kerusakan pada bagian tubuh. Kedua kaki korban dilaporkan sudah tidak ada.
Temuan itu kemudian menarik perhatian warga yang berdatangan ke lokasi, namun tidak seorang pun mengenali identitas korban.
Saksi lainnya, Angri (40), yang sedang melintas untuk mengantar paket di kawasan Pantai Penggaraman, turut melihat kerumunan warga dan mendapati adanya mayat tersebut. Selanjutnya, ia melaporkan kejadian itu ke Polsek Mantikulore.
Menerima laporan warga, personel piket SPKT bersama piket fungsi Polsek Mantikulore tiba di lokasi sekitar pukul 16.59 Wita untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jasad korban.
Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya. (nul)









