- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Pecinta Gorengan Wajib Tahu, Makan Satu Bakwan Harus Treadmill 15 Menit

Keterangan Gambar : Ilustrasi bakwan. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat, khususnya pecinta gorengan, agar lebih sadar terhadap asupan kalori dari camilan sehari-hari. Ia mencontohkan, satu biji bakwan saja harus dibayar dengan olahraga treadmill selama 15 menit.
Budi mengaku pernah menjadi penggemar gorengan. Dalam sekali mencamil, ia bisa mengonsumsi tiga hingga empat gorengan. Namun setelah dihitung, total kalori dari kebiasaan tersebut bisa mencapai 300 hingga 450 kalori.
Baca Lainnya :
- Pemerintah Ubah Aturan, Beli Kartu Perdana Kini Wajib Verifikasi Wajah
- Upacara Sekolah Ada Aturan Baru, Kini Wajib Baca Ikrar Pelajar dan Nyanyi Lagu Rukun Sama Teman
- Pesawat Smart Air Tujuan Kaimana Jatuh di Pantai Nabire, Semua Penumpang Selamat
- Siswa Kini Dilarang Membawa Pulang MBG, Harus Dihabiskan di Sekolah
- Indonesia Punya Lapangan Padel Terbanyak di ASEAN, Mayoritas Ada di Kota Ini
“Untuk orang dengan berat badan 70 kilogram seperti saya, itu tuh harus lari 5 kilometer,” ujar Budi dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya, @bgsadikin, dikutip Rabu (28/1/2026).
Ia menjelaskan, satu gorengan seperti bakwan, tahu isi, atau tempe goreng umumnya mengandung sekitar 100 hingga 150 kalori. Meski porsinya terlihat kecil, gorengan tidak memberikan rasa kenyang yang cukup.
“Kalau makan satu gorengan seperti ini, nggak bikin kenyang kita. Kalorinya antara 100 sampai 150. Nah, gara-gara makan cuma satu kayak gini, saya harus treadmill 15 menit,” katanya.
Menurut Budi, kebiasaan mencamil gorengan sering kali dilakukan tanpa disadari. Semua jenis gorengan digoreng dalam minyak panas dan biasanya dilapisi tepung, sehingga kandungan kalorinya tetap tinggi meski ukurannya kecil.
Ia pun mengingatkan, kenaikan berat badan yang sering dikeluhkan masyarakat bisa berasal dari kebiasaan mengonsumsi gorengan secara berlebihan.
Alih-alih menjadikan gorengan sebagai camilan rutin, Budi mendorong masyarakat untuk membiasakan diri mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang.
“Mulai sekarang makanlah yang gizi seimbang,” tegasnya.
Pola makan seimbang, menurutnya, mencakup karbohidrat kompleks, protein, serta serat yang cukup. Dengan begitu, kebutuhan energi tetap terpenuhi tanpa harus menumpuk kalori berlebih dari camilan yang digoreng. (Nul/Nl)










