- 13 Wisatawan Hilang Kontak di Perairan Teluk Tomini, Kini Masih dalam Pencarian
- Akhiri Risiko Warga Menyeberang Sungai, Anwar Hafid Bangun Jembatan di Masungkang Pakai Dana Pribadi
- MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Harus Tetap Bisa Dipakai
- Baru Dilantik, Kepala BGN Siap Dengar Kritik soal MBG
- ASN Bisa Lebih Hemat, BKN Siapkan Skema Bekerja Dekat Tempat Tinggal
- Situasi di Nunu dan Anoa Berangsur Kondusif, Satu Terduga Pelaku Telah Diamankan
- Pamit Lewat Facebook, Nanik Sudaryati Deyang Umumkan Mundur sebagai Kepala BGN
- Kemenkeu Terbitkan Aturan Baru, TNI-Polri Kini Dilibatkan Awasi Wajib Pajak
- Kota Palu Jadi Daerah dengan Pengeluaran Rokok Terendah di Sulteng
- Ingin Lepas Status WNI? Kini Dikenai Biaya Rp5 Juta Berdasarkan PP Terbaru
Indonesia–India Siap Kolaborasi Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program MBG

Keterangan Gambar : Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, saat menghadiri KTT ASEAN-India ke-22 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (26/10/2025). (Foto: @sugiono_56/Instagram)
Likeindonesia.com, Kuala Lumpur - Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menyatakan kesiapan Indonesia bekerja sama dengan India dalam pengembangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Lainnya :
- Bikin Konten MBG yang Viral Secara Positif Bisa Dapat Rp5 Juta dari Pemerintah
- Akbar Supratman Dukung Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional di HEKRAFNAS 2025
- Mulai 2026, Guru Honorer Bakal Terima Rp400 Ribu per Bulan, Naik Rp100 Ribu
- Unik! Agar Tak Main HP Melulu, Siswa SD di Wonosobo Dapat Seekor Domba dari Pemkab
- Resmi Berlaku! Pemerintah Turunkan Harga Pupuk 20 Persen, Urea Jadi Rp 1.800 per Kg
Pernyataan itu disampaikan saat ia menjadi pembicara di KTT ASEAN-India ke-22 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (26/10/2025).
Sugiono menjelaskan, India telah menjalankan skema makan siang gratis untuk anak sekolah, sementara Indonesia meluncurkan program serupa yang sudah menjangkau lebih dari 37 juta penerima manfaat.
"Di Indonesia, Presiden Prabowo telah meluncurkan program Makanan Bergizi Gratis dengan lebih dari 37 juta penerima manfaat," ujar Sugiono dalam rilis pers Kemenlu, dikutip dari detik.com, Rabu (29/10/2025).
Menurutnya, pengalaman India bisa menjadi acuan untuk memperkuat efektivitas MBG di Indonesia.
"Kami melihat potensi yang kuat untuk berbagi pengalaman dengan program PM Poshan India guna membangun generasi yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih produktif di seluruh kawasan kita,” kata Sugiono.
Pada KTT tersebut, Menlu Sugiono turut membahas sejumlah hal, mulai dari sejarah panjang kerja sama negara-negara ASEAN dengan India, potensi kerja sama di bidang pariwisata, hingga pentingnya menjaga perdamaian di kawasan ASEAN dan Asia. (Bim/Nl)




.jpg)





