- Pengguna Pertalite Akan Dibatasi Mulai Akhir Tahun, Pemerintah Tegaskan Motor Tak Terdampak
- Durian Vulcano Indonesia Didorong Jadi Brand Durian Sulteng untuk Pasar Dunia
- Durian Beku Sulteng Laris di China, Ekspor Capai 7.344 Ton
- Rp18,9 Triliun Cair ke 546 Pemda, Buat Bayar Gaji PPPK
- Terungkap Setelah Dua Tahun Hilang, Paramitha Dibunuh Sopir Travel saat Perjalanan ke Morowali
- Perkembangan Kasus Pembunuhan Keluarga di Duyu, 9 Saksi Diperiksa dan Pelaku Masih Diburu Polisi
- 180 Gempa di Sulteng Tercatat pada Minggu Pertama Agustus
- Perhatikan Kualitas Air, Depot di Palu Diminta Penuhi Standar Higiene Sanitasi
- Mahasiswi Asal Morut Meninggal di Kos Palu, Keluarga Ikhlas dan Tidak Minta Autopsi
- Usai Palu–Guangzhou, Sulteng Bidik Rute Internasional Malaysia dan India
Harga Elpiji 3 Kg Tembus Rp45 Ribu, DPRD Palu Ingatkan Pangkalan Jangan Ambil Kesempatan

Keterangan Gambar : Gas elpiji. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, PALU – Harga gas elpiji 3 kilogram di Kota Palu kembali melonjak, bahkan dilaporkan mencapai Rp45 ribu per tabung di beberapa pangkalan. Lonjakan harga ini menjadi perhatian serius anggota Komisi B DPRD Kota Palu, Nurhalis Nur.
Politisi PKS ini mengaku menerima banyak keluhan dari warga terkait tingginya harga gas melon. Menurut Nurhalis, kebutuhan masyarakat akan elpiji cenderung meningkat selama bulan Ramadan, sehingga pemerintah harus melakukan intervensi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok.
Baca Lainnya :
- DPRD Soroti Bus Transpalu: Banyak Anggaran, Penumpang Sedikit
- DPRD Palu Dukung Pembentukan Satgas PKA, Perjuangkan Hak Warga atas Lahan
- DPRD Palu Garap Pemetaan Area Tambang, Fokus Kumpulkan Data Lengkap
- DPRD Palu Soroti 207 PPPK Siluman, Minta Segera Diberhentikan
- Catat Tanggalnya, Berani Buka Puasa Nambaso Bakal Digelar di Depan Kantor Gubernur Sulteng
Nurhalis menegaskan pangkalan gas tidak boleh memanfaatkan kondisi ini untuk mengambil keuntungan lebih.
”Kami menyampaikan kembali kepada pangkalan untuk tidak mengambil kesempatan dalam kondisi-kondisi seperti ini," ujarnya.
Ia turut mendesak Pemerintah Kota Palu melakukan sidak lapangan dan menyelenggarakan pasar murah sebagai langkah konkret agar harga elpiji tetap sesuai HET.
“Paling tidak (pemerintah) melakukan kegiatan pasar murah atau sidak terkait itu untuk mengantisipasi kelangkaan Elpiji 3 kg di tengah masyarakat kita, mengingat harganya sudah melampaui HET,” tegas Nurhalis. (Nl/Nl)










