- Prabowo Resmi Copot Purbaya dari Jabatan Menkeu, Suahasil Ditunjuk sebagai Pengganti
- Gaji di Bawah UMP Bisa Dapat Bantuan Bedah Rumah Gratis
- DPRD Kota Palu Prioritaskan Empat Ranperda Inisiatif untuk Propemperda 2027
- Ketua DPRD Kota Palu Dorong Warga Maksimalkan Fasilitas Kesehatan yang Ditanggung Pemerintah
- Nurhalis Nur Ajak Warga Palu Perbanyak Doa dan Amal di Tengah Kemarau
- Erman Lakuana Ajak Warga Palu Timur-Mantikulore Tingkatkan Partisipasi Sampaikan Aspirasi
- DPRD Kota Palu Minta Edukasi Cegah Kebakaran Digencarkan hingga Tingkat RT/RW
- Ketua DPRD Kota Palu Minta Depot Air Minum yang Belum Ber-SLHS Segera Dievaluasi
- DPRD Kota Palu Dorong Jukir Pakai Rompi QR Code untuk Cegah Kebocoran PAD
- DPRD Kota Palu Pastikan Perubahan Anggaran 2026 Tetap Pro Rakyat
163 Kejadian Gempa Tercatat di Sulteng Selama Pekan Kedua Ramadan, Mayoritas Terasa di Tolitoli

Keterangan Gambar : Peta aktivitas gempa bumi di Sulawesi Tengah pada 27 Februari-5 Maret 2026. (Fot : Dok. BMKG Geofisika Palu)
Likeindonesia.com, Palu - BMKG Stasiun Geofisika Palu melaporkan bahwa sepanjang pekan kedua Ramadan, mulai 27 Februari hingga 5 Maret, tercatat sebanyak 163 kejadian gempa bumi di wilayah Sulawesi Tengah.
Berdasarkan hasil monitoring BMKG, jumlah kejadian gempa yang tercatat bervariasi setiap harinya. Pada 27 Februari tercatat 14 kejadian gempa. Jumlah ini kemudian meningkat pada 28 Februari menjadi 27 kejadian. Memasuki 1 Maret, aktivitas gempa tercatat sebanyak 30 kejadian.
Baca Lainnya :
- Diduga Ada Kalamba di Kawasan Tambang Dongi-Dongi, BPK Wilayah XVIII Turunkan Tim Arkeolog
- Hakim PN Poso Maafkan Petani yang Tolak Patok Bank Tanah di Lembah Napu
- Tekan Kemiskinan, Anwar Hafid Serahkan Rumah Bantuan dan Sembako untuk Warga Sigi
- Anwar Hafid Tegaskan Penegakan Norma Ketenagakerjaan Demi Iklim Investasi Sehat di Sulteng
- Amankan Harga Jelang Idulfitri, Pemprov Sulteng Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Delapan Titik
Selanjutnya pada 2 Maret terjadi 28 kejadian gempa, disusul 23 kejadian pada 3 Maret. Aktivitas gempa kembali meningkat pada 4 Maret dengan 29 kejadian, kemudian menurun pada 5 Maret dengan 12 kejadian gempa.
Dari total 163 kejadian tersebut, sebanyak 137 gempa memiliki magnitudo di bawah 3. Sementara itu, gempa dengan magnitudo antara 3 hingga 5 tercatat sebanyak 25 kejadian, dan satu kejadian gempa memiliki magnitudo di atas 5.
BMKG juga mencatat terdapat enam gempa yang dirasakan oleh masyarakat. Sebagian besar gempa yang dirasakan tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Tolitoli.
Gempa pertama yang dirasakan terjadi pada 28 Februari di wilayah Barat Laut Buol, Sulawesi Tengah, dengan magnitudo 5,5 pada kedalaman 10 kilometer.
Masih pada hari yang sama, gempa juga terjadi di wilayah Utara Tolitoli dengan magnitudo 4,2 pada kedalaman 10 kilometer. Selain itu, gempa lainnya tercatat terjadi di Timur Laut Tolitoli dengan magnitudo 3,6 pada kedalaman 10 kilometer.
Pada 1 Maret, gempa kembali dirasakan di wilayah darat sekitar 11 kilometer Timur Galumpang, Kabupaten Tolitoli, dengan magnitudo 3,4 pada kedalaman 5 kilometer.
Di hari yang sama, gempa juga tercatat terjadi di wilayah Selatan Donggala dengan magnitudo 2,4 pada kedalaman 4 kilometer.
Selanjutnya pada 2 Maret, gempa terjadi di wilayah Laut Utara Tolitoli dengan magnitudo 2,8 pada kedalaman 5 kilometer. (Nul)










