- Jokowi Dijadwalkan Sambangi Palu, Bakal Resmikan Kantor DPW PSI Sulteng
- Le Na Jodoh, ADISTA Tak Jadi Tampil di Konser HUT Kota Palu ke-48
- Pemerintah Siapkan Skema Kuliah Gratis di PTN, Pelaksanaan Akan Bertahap
- Makin Sedikit Warga Sulteng yang Fokus Mengurus Rumah Tangga, Jumlahnya Turun 61 Ribu
- 2,46% Rumah Tangga di Palu Masih Andalkan Air Hujan untuk Minum
- 40% Gen Z Pilih Nikah di KUA, Uang Lebih Diprioritaskan untuk Kehidupan Setelah Menikah
- Catat Jamnya! 25 September Ada Fenomena Hari Tanpa Bayangan di Enam Wilayah Sulteng, Termasuk Palu
- Influenza Tipe A Super Flu Merebak di RI, Anak-Anak Paling Banyak Terinfeksi
- KONI Sulteng Dorong PBFI Tingkatkan Pembinaan dan Prestasi Atlet
- Cegah Pungli, Polri Siapkan Mesin Cetak SKCK Mandiri Mulai 2027, Tak Perlu Lagi ke Kantor Polisi
Diduga Ada Kalamba di Kawasan Tambang Dongi-Dongi, BPK Wilayah XVIII Turunkan Tim Arkeolog

Keterangan Gambar : Temuan benda yang diduga sebagai kalamba di kawasan Dongi-Dongi, Kabupaten Poso. (Foto : Ist)
Likeindonesia.com, Poso - Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII menurunkan tim untuk mengecek langsung temuan benda yang diduga sebagai kalamba di kawasan Dongi-Dongi, Kabupaten Poso.
Pengecekan ini dilakukan setelah adanya laporan masyarakat terkait temuan tersebut pada Kamis, 4 Maret 2025.
Baca Lainnya :
- Hakim PN Poso Maafkan Petani yang Tolak Patok Bank Tanah di Lembah Napu
- Tekan Kemiskinan, Anwar Hafid Serahkan Rumah Bantuan dan Sembako untuk Warga Sigi
- Anwar Hafid Tegaskan Penegakan Norma Ketenagakerjaan Demi Iklim Investasi Sehat di Sulteng
- Amankan Harga Jelang Idulfitri, Pemprov Sulteng Hadirkan Gerakan Pangan Murah di Delapan Titik
- Tak Sekadar Buka Bersama, Buka Puasa Nambaso Jadi Ajang Edukasi dan Pemberdayaan UMKM
Tim yang diturunkan terdiri dari arkeolog dan Polisi Khusus Cagar Budaya.
Mereka akan melakukan asesmen arkeologis terhadap benda-benda yang diindikasikan sebagai kalamba, sekaligus melakukan survei di lokasi temuan.
Selain memastikan jenis dan karakter objek, tim juga akan memetakan sebaran temuan yang berada di area yang saat ini diketahui terdapat aktivitas pertambangan.
Kepala BPK Wilayah XVIII, Andriany, mengatakan langkah ini dilakukan untuk memperoleh informasi lengkap terkait kondisi objek yang ditemukan.
“Menanggapi laporan masyarakat terkait temuan benda yang diduga sebagai kalamba di kawasan Dongi-Dongi, Kabupaten Poso, pada Kamis, 4 Maret 2025, Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XVIII telah menurunkan tim untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan,” ujar Andriany dalam rilis persnya diterima media ini Kamis (5/3/2026).
Ia menjelaskan, melalui pengecekan tersebut tim akan mengumpulkan data mengenai kondisi objek, potensi nilai pentingnya, serta ancaman yang mungkin terjadi di lokasi temuan.
“Melalui pengecekan ini, BPK Wilayah XVIII akan memperoleh informasi lengkap mengenai kondisi objek, potensi nilai pentingnya, serta ancaman yang mungkin terjadi. Hasil asesmen lapangan nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi langkah pengamanan dan pelindungan terhadap objek dimaksud,” katanya.
Hasil asesmen lapangan nantinya akan menjadi dasar bagi BPK Wilayah XVIII untuk menyusun rekomendasi langkah pengamanan dan pelindungan terhadap objek yang diduga sebagai peninggalan budaya tersebut. (Rul/Nl)










