- Disambut KONI Sulteng, Atlet ASKI Pulang Bawa Dua Medali Emas dari Kejurnas di Jakarta
- Hari Kartini ke-147, Perempuan Sulteng Diajak Jadi Penggerak dari Keluarga hingga Pembangunan Daerah
- Berani Gowes, Komunitas Sekte Sepeda Tuntaskan 600 Km Luwuk–Palu dalam 6 Hari
- Rico Djanggola Siap Implementasikan Arahan Presiden Terkait Dukungan Asta Cita
- Harga LPG Non Subsidi Naik Serentak, Tabung 12 Kg di Sulteng Tembus Rp 230 Ribu
- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
- Pemerintah Buka 35 Ribu Loker KDKMP dan KNMP, Pelamar yang Lolos Jadi Pegawai BUMN
- Ketika Pemerintah Daerah Menyewa Influencer, Sebuah Jalan Pintas?
- Ketua DPRD Kota Palu Ikuti Retret Ketua DPRD se-Indonesia di Akmil Magelang
Rusia Siapkan Turnamen Piala Dunia Paralel untuk Tim yang Tak Lolos Kualifikasi FIFA Word Cup 2026

Keterangan Gambar : Ilustasi trofi piala dunia. (Foto: iStockphoto)
Likeindonesia.com, Jakarta - Federasi Sepak Bola Rusia (RFU) tengah menyiapkan turnamen dunia paralel yang akan digelar bersamaan dengan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Turnamen ini akan ditujukan khusus bagi tim nasional yang gagal lolos ke Piala Dunia 2026, sebuah konsep yang kini menjadi sorotan global.
Baca Lainnya :
- Resmi! Padel Jadi Cabang Olahraga Asian Games 2026 di Jepang
- Gagal Bawa Garuda ke Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert Resmi Dipecat PSSI
- Indonesia Takluk 2-3 dari Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Tumbang di Kandang Sendiri, Manajer Persipal Janjikan Evaluasi dan Belanja Pemain di Putaran Kedua
- MALZ HERE
Rencana "Piala Dunia" tandingan ini muncul sebagai langkah strategis Rusia untuk kembali mendapatkan visibilitas internasional setelah lama terisolasi dari kompetisi FIFA.
Menurut laporan BBC Sport, RFU ingin menjadikan turnamen ini sebagai “platform kompetitif” bagi negara-negara yang tidak berpartisipasi di Piala Dunia resmi.
BBC menyebut Rusia tengah melakukan penjajakan informal kepada sejumlah federasi di Eropa, Amerika Selatan, hingga Afrika.
Dalam konsep awal yang beredar, Rusia menargetkan negara-negara besar yang absen dari Piala Dunia 2026.
Beberapa yang disebut dapat menerima undangan antara lain Serbia, Yunani, Chile, Peru, Venezuela, Nigeria, Kamerun, China, serta Rusia sendiri.
ESPN bahkan menyebut daftar tersebut dapat berkembang mengikuti dinamika kualifikasi zona CONMEBOL dan CAF.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Reuters memberitakan bahwa Rusia ingin memulihkan citra olahraga mereka setelah dilarang mengikuti kompetisi resmi FIFA sejak 2022. (BIM/Nl)










