- 428 Gempa Terjadi di Sulteng dalam Sepekan
- Bantuan untuk Korban Gempa di Sulteng Bertambah, PT Donggi Senoro LNG Serahkan Kasur hingga Selimut
- Tiga Wilayah Sulteng Diguncang Gempa pada 1 Juli, Terkuat di Sigi
- Ini Daerah dengan Pengeluaran Makanan dan Minuman Jadi Tertinggi di Sulteng, Palu dan Poso Teratas
- Harganas 2026, Orang Tua di Sulteng Diminta Bijak Dampingi Anak Gunakan Gawai
- Suhu Palu Tembus 34,7 Derajat, Wagub Ajak Masyarakat Lebih Peduli Perubahan Iklim
- Palu Catat Suhu Maksimum 35 Derajat, Jadi Wilayah Terpanas Kedua di RI
- 50 Huntara Mulai Dibangun untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Akbar Supratman Salurkan Ribuan Paket Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa di Sigi
- Dalam Sepekan, Gempa Susulan M 6,7 di Sulteng Capai 1.318 Kali
Ratusan Mahasiswa Baru FISIP Untad Jalani PKKMB, Adaptasi dan Literasi Jadi Fokus

Keterangan Gambar : Sebanyak 874 mahasiswa baru FISIP Universitas Tadulako menjalani kegiatan PKKMB, Kamis (31/7/2025). (Foto: Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Sebanyak 874 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako menjalani kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), yang digelar selama tiga hari sejak Rabu hingga Jumat pekan ini.
Kegiatan ini menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk memahami dunia kampus, baik secara akademik maupun sosial.
Baca Lainnya :
- Residivis Curanmor Palu Kembali Beraksi, Ditangkap Saat Jual Motor Curian
- Lapas dan Rutan di Sulteng Kini Miliki Tenaga Medis Baru, Akses Kesehatan Warga Binaan Diperkuat
- Baznas Palu Salurkan Bantuan Rp240 Juta untuk 413 Warga di Mantikulore
- Demi Air Bersih dan Hutan Mangrove, Pemuda Banggai Tuntut DPRD Sulteng Hentikan Tambang
- Penggerebekan Narkoba di Kayumalue Ngapa Ricuh, Rumah Duka Terpapar Gas Air Mata
Ketua panitia PKKMB FISIP Untad, Citra Antasari, menjelaskan bahwa program tersebut dirancang sebagai proses adaptasi mahasiswa terhadap lingkungan baru.
“Tujuan utamanya adalah mengenalkan lingkungan kampus. Karena namanya orang baru datang ke rumah baru, harus beradaptasi. Itu sebenarnya proses adaptasi mahasiswa baru,” ujar Citra diwawancara media ini, Kamis (31/7) pagi.
Tak hanya pengenalan lembaga fakultas dan jurusan, materi dalam PKKMB tahun ini juga mencakup isu-isu kekinian seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta literasi keuangan.
Kegiatan puncak ditutup dengan “FISIP Day”, sebuah ajang pengenalan lembaga kemahasiswaan di lingkungan fakultas.
Menurut Citra, total mahasiswa baru FISIP tahun ini berjumlah 900 orang, namun 25 di antaranya merupakan peserta jalur Program Kelas Profesional Terapan (PKPT) yang baru akan mengikuti PKKMB tahun depan.
Bagi sejumlah mahasiswa baru, kegiatan ini menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan.
Andi Nurul Rizky Aulia, mahasiswa baru Program Studi Ilmu Komunikasi, mengaku antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Kesan saya pribadi sangat menyenangkan ya, mulai dari PKKMB pertama sampai hari ini. Saya tertarik dengan public speaking dan ingin masuk ke dunia digital media ke depannya,” tuturnya.
Hal serupa disampaikan Jesica Evangeline Lawenu, peserta dari jurusan yang sama.
Ia mengaku PKKMB menjadi ruang belajar yang tidak hanya memperkaya ilmu, tetapi juga memperluas pertemanan.
“Dua hari ini seru, banyak juga dapat ilmu dan dari pengalaman dosen, dari kakak pembinanya, panitianya. Mereka sharing bagaimana magang itu berdampak,” kata Arini.
Dengan selesainya kegiatan ini, para mahasiswa baru diharapkan bisa segera beradaptasi dan aktif dalam kehidupan kampus, baik di bidang akademik maupun organisasi. (Rul)

.jpg)








