- Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Pantai Talise Masih dalam Penyelidikan Polisi
- Lantik Pengurus Baru KONI Palu, Fathur Razaq Minta Pembinaan Atlet Diperkuat
- Gubernur Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa di Sigi, Parimo, Poso, dan Palu Selama 7 Hari
- Hingga Rabu Malam, Total Gempa Susulan M 6,7 Tembus 612 Kali
- Sumber Air Tertutup Longsor Pascagempa, Gubernur Sulteng Pastikan Kebutuhan Warga di Sigi Terpenuhi
- Jumlah Warga Terdampak Gempa di Sigi Capai Ribuan, 1 Korban Jiwa dan 1.360 Rumah Rusak
- Fokus Penanganan Pascagempa, Wagub Sulteng Sambangi RS dan Warga Terdampak
- Hingga Pukul 05.30 WITA, Gempa Susulan Pascagempa M 6,7 Capai 419 Kali
- BMKG Laporkan 177 Gempa Susulan hingga Pukul 20.00 WITA, 70 Kali Dirasakan Warga
- BPJN Sulteng Pastikan Sejumlah Jembatan di Palu hingga Jalan Kebun Kopi Aman Pascagempa M 6,7
Mengintip Persiapan H-1 Imlek di Klenteng dan Vihara Kota Palu

Keterangan Gambar : Suasana Klenteng Dewi Kwan Im di Jalan Gajah Mada, Kota Palu. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu - Sehari menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026, suasana persiapan terlihat di dua rumah ibadah Tionghoa di Kota Palu.
Pantauan di Klenteng Dewi Kwan Im di Jalan Gajah Mada menunjukkan sejumlah dekorasi khas Imlek telah terpasang.
Baca Lainnya :
- Jelang Penentuan Awal Ramadan, Pengamatan Hilal di Sulteng Bakal Digelar di Desa Marana
- Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Dua Rute Baru Segera Dibuka
- Johnny Limbunan Cup ke-18 Resmi Bergulir, Wadah Pembinaan Atlet Sulteng
- Sulteng Disambar 26.003 Petir dalam Sepekan, 10 Februari Paling Tinggi
- Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut
Ornamen bernuansa merah dan emas menghiasi bagian depan hingga ruang utama klenteng.
Lampion digantung rapi, sementara altar-altar sudah ditata dengan perlengkapan sembahyang.
Kursi-kursi disusun untuk menyambut umat yang akan datang berdoa pada malam pergantian tahun dan esok hari.
Di beberapa meja, tampak kue serta aneka sajian yang disiapkan untuk kebutuhan persembahyangan dan menyambut pengunjung.
Aktivitas pengurus berlangsung tertib, memastikan seluruh perlengkapan ibadah tersedia.
Imlek tahun ini menandai awal Tahun Kuda Api dalam penanggalan Tionghoa.
Bagi umat Konghucu dan sebagian umat Buddha, pergantian tahun menjadi momentum sembahyang, ungkapan syukur, serta doa untuk keselamatan dan keberkahan di tahun yang baru.
Sementara itu, persiapan juga terlihat di Vihara Karuna Dipa di Jalan Sungai Lariang.
Halaman vihara dibersihkan, sementara ruang ibadah dirapikan.
Altar Buddha telah ditata dengan lilin dan tempat dupa yang siap digunakan untuk puja bakti.
Di vihara ini, ibadah Tahun Baru Imlek dijadwalkan dimulai pukul 08.00 Wita.
Setelah rangkaian ibadah, sekitar pukul 10.00 Wita akan digelar pertunjukan barongsai yang terbuka untuk umat dan masyarakat yang hadir.
Dari dua lokasi tersebut, persiapan menyambut Imlek di Palu berlangsung sederhana namun tertata.
Umat menyiapkan ruang ibadah, perlengkapan sembahyang, hingga kebutuhan penyambutan, sebagai bagian dari tradisi menyambut tahun baru dalam kalender Tionghoa. (Rul/Nl)










