- Pembayaran Honorer di Sulteng Ditarget Tertib dan Merata, Gubernur Pastikan Tanpa Ketimpangan
- Penumpang Pesawat Dapat Keringanan, Pajak Tiket Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari
- Guru Viral Perbaiki Pintu Kelas di Sekolah Terpencil Parimo Dapat Apresiasi dari Pemprov Sulteng
- Disambut KONI Sulteng, Atlet ASKI Pulang Bawa Dua Medali Emas dari Kejurnas di Jakarta
- Hari Kartini ke-147, Perempuan Sulteng Diajak Jadi Penggerak dari Keluarga hingga Pembangunan Daerah
- Berani Gowes, Komunitas Sekte Sepeda Tuntaskan 600 Km Luwuk–Palu dalam 6 Hari
- Rico Djanggola Siap Implementasikan Arahan Presiden Terkait Dukungan Asta Cita
- Harga LPG Non Subsidi Naik Serentak, Tabung 12 Kg di Sulteng Tembus Rp 230 Ribu
- Ketua DPRD se-Sulteng Dorong Penguatan Sinergi Pembangunan Daerah
- 459 Ton Durian Sulteng Diekspor ke Tiongkok, Digadang Jadi Ikon Baru Nasional
Mengintip Persiapan H-1 Imlek di Klenteng dan Vihara Kota Palu

Keterangan Gambar : Suasana Klenteng Dewi Kwan Im di Jalan Gajah Mada, Kota Palu. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu - Sehari menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026, suasana persiapan terlihat di dua rumah ibadah Tionghoa di Kota Palu.
Pantauan di Klenteng Dewi Kwan Im di Jalan Gajah Mada menunjukkan sejumlah dekorasi khas Imlek telah terpasang.
Baca Lainnya :
- Jelang Penentuan Awal Ramadan, Pengamatan Hilal di Sulteng Bakal Digelar di Desa Marana
- Pre Launching Bandara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Dua Rute Baru Segera Dibuka
- Johnny Limbunan Cup ke-18 Resmi Bergulir, Wadah Pembinaan Atlet Sulteng
- Sulteng Disambar 26.003 Petir dalam Sepekan, 10 Februari Paling Tinggi
- Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut
Ornamen bernuansa merah dan emas menghiasi bagian depan hingga ruang utama klenteng.
Lampion digantung rapi, sementara altar-altar sudah ditata dengan perlengkapan sembahyang.
Kursi-kursi disusun untuk menyambut umat yang akan datang berdoa pada malam pergantian tahun dan esok hari.
Di beberapa meja, tampak kue serta aneka sajian yang disiapkan untuk kebutuhan persembahyangan dan menyambut pengunjung.
Aktivitas pengurus berlangsung tertib, memastikan seluruh perlengkapan ibadah tersedia.
Imlek tahun ini menandai awal Tahun Kuda Api dalam penanggalan Tionghoa.
Bagi umat Konghucu dan sebagian umat Buddha, pergantian tahun menjadi momentum sembahyang, ungkapan syukur, serta doa untuk keselamatan dan keberkahan di tahun yang baru.
Sementara itu, persiapan juga terlihat di Vihara Karuna Dipa di Jalan Sungai Lariang.
Halaman vihara dibersihkan, sementara ruang ibadah dirapikan.
Altar Buddha telah ditata dengan lilin dan tempat dupa yang siap digunakan untuk puja bakti.
Di vihara ini, ibadah Tahun Baru Imlek dijadwalkan dimulai pukul 08.00 Wita.
Setelah rangkaian ibadah, sekitar pukul 10.00 Wita akan digelar pertunjukan barongsai yang terbuka untuk umat dan masyarakat yang hadir.
Dari dua lokasi tersebut, persiapan menyambut Imlek di Palu berlangsung sederhana namun tertata.
Umat menyiapkan ruang ibadah, perlengkapan sembahyang, hingga kebutuhan penyambutan, sebagai bagian dari tradisi menyambut tahun baru dalam kalender Tionghoa. (Rul/Nl)










