- Empat Atlet Junior Sulteng Berlaga di Asian OWS Bali
- 16 Perusahaan Tambang Patungan Rp355 Miliar Bangun Jalan di Morowali dan Morut
- Resmi Diumumkan! Tunjangan Guru Naik, Non-ASN Jadi Rp 2 Juta dan ASN Setara Gaji Pokok
- Wagub Sulteng Lantik Dokter Ahli Utama, Dukung Transformasi RS Undata Berstandar Internasional
- DPRD Kota Palu Desak Pemkot Perkuat Koordinasi dalam Penyusunan Tata Ruang
- DPRD Palu Sahkan Hasil Evaluasi LKPJ 2025, 37 Rekomendasi Diserahkan ke Pemkot
- DPRD Palu Desak Pemkot Tuntaskan Masalah Lahan Tidur dan Air Bersih di Dua Kelurahan
- DPRD Palu Soroti Overkapasitas RS, Biaya Visum, dan Denda BPJS yang Bebani Warga
- Dari Huntap hingga Pajak Daerah, DPRD Palu Paparkan Hasil Kerja Caturwulan I
- 8 Rumah Sakit Swasta di Palu Terancam Tak Bisa Beroperasi, DPRD Soroti Masalah Perizinan
Johnny Limbunan Cup ke-18 Resmi Bergulir, Wadah Pembinaan Atlet Sulteng

Keterangan Gambar : Turnamen olahraga Johnny Limbunan Cup ke-18 resmi digelar di Kota Palu, Jumat (13/2/2026) sore. (Foto : Syahrul/Likeindonesia.com)
Likeindonesia.com, Palu – Turnamen olahraga Johnny Limbunan Cup ke-18 resmi bergulir di Kota Palu, Jumat (13/2/) sore.
Ajang tahunan ini mempertandingkan tiga cabang olahraga, yakni tenis meja, biliar, dan domino.
Baca Lainnya :
- Sulteng Disambar 26.003 Petir dalam Sepekan, 10 Februari Paling Tinggi
- Aksi Bersih Serentak di Pantai Kampung Nelayan dan Pasar Masomba, 3 Ton Sampah Diangkut
- Jembatan Palu IV dan Elevated Road Resmi Dibuka, Warga Sudah Bisa Melintas
- Paldam Palu Kembangkan 14 Ribu Lele Sistem Bioflok
- Permintaan Bahan Pokok Naik Jelang Ramadan, DPKP Gelar Gerakan Pangan Murah
Ketua Panitia Johnny Limbunan Cup ke-18, Yusuf, mengatakan turnamen tersebut kembali digelar sebagai wadah pembinaan atlet di Sulawesi Tengah.
“Pada Johnny Limbunan Cup ke-18 ini kami menggelar tiga cabang olahraga, yakni tenis meja, biliar, dan domino. Kegiatan ini sudah yang ke-18 kali kami adakan,” ujar Yusuf kepada media ini diwawancarai.
Ia menjelaskan, salah satu tujuan utama pelaksanaan turnamen tersebut adalah membina tim dan para atlet Sulawesi Tengah agar memiliki ruang latihan serta wadah kompetisi yang lebih terarah.
Menurut Yusuf, selama ini masih banyak atlet yang belum mendapatkan pembinaan memadai.
Karena itu, pihak keluarga Johnny Limbunan berinisiatif menghadirkan turnamen rutin agar para atlet, khususnya tenis meja, bisa lebih diperhatikan dan berkembang.
“Kami ingin memberikan ruang latihan dan wadah kompetisi bagi mereka agar bisa lebih terarah serta mendapatkan perhatian yang lebih baik,” katanya.
Ia menambahkan, melalui ajang ini diharapkan para atlet mampu membawa nama Sulawesi Tengah di berbagai kejuaraan ke depan.
Peserta turnamen tidak hanya berasal dari kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.
Yusuf menyebut, sejumlah atlet dari luar daerah juga ambil bagian.
“Ya, selain dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tengah, ada juga peserta yang datang dari Gorontalo dan Makassar,” jelasnya.
Untuk cabang tenis meja, jumlah atlet yang ikut sekitar 30 sampai 40 orang. Di cabang biliar tercatat 48 atlet berpartisipasi, sementara domino diikuti sekitar 80 peserta.
Panitia menyiapkan total bonus untuk tiga cabang olahraga tersebut kurang lebih sebesar Rp100 juta. (Nul/Nl)










